Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tradisi Baadok-Adok Harus Lestari

A
Penulis: Adriyanto Syafril❯
Wawako Payakumbuh, Elzadaswarman saat membuka kegiatan Mambangkit Tradisi Adat Salingka Nagari Koto Nan Gadang: Pergelaran Baadok-Adok di Kantor KAN Koto Nan Gadang, Minggu (28/6). (DOK PEMKO PAYAKUMBUH)
Wawako Payakumbuh, Elzadaswarman saat membuka kegiatan Mambangkit Tradisi Adat Salingka Nagari Koto Nan Gadang: Pergelaran Baadok-Adok di Kantor KAN Koto Nan Gadang, Minggu (28/6). (DOK PEMKO PAYAKUMBUH)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM -- Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat pelesta­rian adat dan budaya Mina­ngkabau melalui pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal. Salah satu upa­ya tersebut diwujudkan melalui program Satu Iven Satu Nagari, yang mengangkat tradisi lokal menjadi atraksi wisata sekaligus media pewarisan nilai-nilai adat kepada generasi muda.

Komitmen itu ditunjukkan saat Wakil Wali Kota Pa­ya­kumbuh, Elzadaswarman, membuka kegiatan Mambangkit Tradisi Adat Salingka Nagari Koto Nan Gadang: Pergelaran Baadok-Adok di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Nan Gadang, Minggu (28/6).

Kegiatan tersebut telah ditetapkan sebagai bagian dari Kalender Iven Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Ko­ta Payakumbuh serta men­jadi salah satu agenda unggulan dalam program Satu Iven Satu Nagari.

Advertisement

Mewakili Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, Elzadas­warman mengatakan peme­rintah daerah terus mendoro­ng setiap nagari menggali, menjaga, dan mempromosikan keka­yaan tradisi yang dimiliki agar menjadi destinasi wi­sata budaya yang edukatif se­kaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui program Satu Iven Satu Nagari, kita tidak hanya menjaga warisan tradisi seperti prosesi Baadok-Adok agar tetap lestari, tetapi juga menjadikannya sebagai daya tarik wisata yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan wisata budaya menjadi salah satu strategi untuk menjaga eksistensi adat Minangkabau di tengah pesatnya perkembangan zaman. Terlebih, Kota Payakumbuh merupakan daerah perlintasan yang memiliki dinamika sosial cukup tinggi sehingga nilai-nilai adat perlu terus diperkuat sebagai benteng moral masyarakat.

Advertisement

Elzadaswarman menga­presiasi sinergi berbagai unsur masyarakat, mulai dari LKAAM, KAN, Bundo Kan­duang, niniak mamak, peme­rintah kecamatan, hingga ma­syarakat Koto Nan Gadang yang terus berkomitmen menjaga keberlangsungan adat dan budaya.

Ia juga mendorong penyusunan regulasi atau aturan adat di tingkat nagari sebagai bentuk perlindungan terha­dap tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Aturan itu bukan untuk membatasi, melainkan menjadi payung yang melindungi kelestarian adat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” kata­nya.

Selain regulasi, keterlibatan generasi muda dinilai menjadi faktor penting da­lam menjaga keberlanjutan budaya. Menurutnya, pemuda, termasuk Karang Taruna, harus diberikan ruang untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan adat agar nilai-nilai budaya tetap tumbuh di tengah masyarakat. “Kalau gene­rasi muda ti­dak dilibatkan sejak se­ka­rang, kita khawatir budaya yang diwariskan para leluhur perlahan akan ditinggalkan,” tegasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Rumah Gadang Tuanku Bosa di Pasaman Barat Menjaga Sejarah dan Tradisi Adat Talu

Rumah Gadang Tuanku Bosa di Pasaman Barat Menjaga Sejarah dan Tradisi Adat Talu

Rumah Gadang Tuanku Bosa di Pasaman Barat menyimpan sejarah adat Talu, menjadi ruang musyawarah, museum, dan pusat tradisi manjalang tahunan

UIN Imam Bonjol Padang Jajaki Riset Budaya Jepang–Minangkabau bersama Japan Foundation

UIN Imam Bonjol Padang Jajaki Riset Budaya Jepang–Minangkabau bersama Japan Foundation

UIN Imam Bonjol Padang menjajaki kerja sama dengan Japan Foundation dalam pendidikan bahasa Jepang, riset lintas budaya & pertukaran seni.

Galah atau Cakbur Meriahkan RSBG 2026, Tim Bapperida Kalahkan Diskominfo Solok

Galah atau Cakbur Meriahkan RSBG 2026, Tim Bapperida Kalahkan Diskominfo Solok

Galah atau Cakbur meriahkan RSBG 2026 di Kota Solok. Tim Bapperida mengalahkan Diskominfo dalam pertandingan permainan tradisional anak naga

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer