Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Imunisasi Dasar Lengkap Bayi di Payakumbuh Baru 18,9 Persen, Pemko Gelar Program Kejar

Hendra Efison
Penulis: Hendra Efison❯
Cakupan imunisasi dasar lengkap bayi di Payakumbuh baru 18,9 persen hingga September 2026. Pemko menggencarkan imunisasi kejar selama satu bulan.
Cakupan imunisasi dasar lengkap bayi di Payakumbuh baru 18,9 persen hingga September 2026. Pemko menggencarkan imunisasi kejar selama satu bulan.

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM— Cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi di Kota Payakumbuh baru mencapai 18,9 persen hingga September 2026. Angka tersebut masih jauh dari target 56,8 persen, sehingga Pemerintah Kota Payakumbuh menggencarkan Bulan Imunisasi Kejar untuk melengkapi vaksinasi bayi dan balita yang tertinggal dari jadwal.

Program ini dilaksanakan melalui edukasi kepada orang tua dan pelayanan imunisasi yang dipusatkan di Puskesmas Payolansek, Jumat (23/10/2026). Pelaksanaannya melibatkan delapan puskesmas di Kota Payakumbuh.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Staf Ahli Wali Kota Erizon menegaskan, imunisasi berperan penting melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Ia meminta orang tua segera melengkapi imunisasi anak sesuai jadwal.

Advertisement

“Imunisasi lengkap adalah hak anak dan tanggung jawab kita bersama. Satu anak yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap berisiko menularkan penyakit kepada anak-anak lainnya,” kata Erizon.

Sasar Bayi hingga Anak Usia Dua Tahun

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, dr. Yanti, mengatakan Bulan Imunisasi Kejar berlangsung selama satu bulan. Program ini menyasar anak yang belum mendapatkan imunisasi atau belum menyelesaikan vaksinasi sesuai jadwal.

Advertisement

Sasaran utamanya adalah bayi berusia 0–11 bulan dan anak berusia 12–23 bulan. Petugas kesehatan akan menyesuaikan pemberian dosis dengan kebutuhan serta riwayat imunisasi masing-masing anak.

Program tersebut sekaligus memperluas pelaksanaan Pekan Imunisasi (Penari) untuk menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62. Durasi pelaksanaan yang semula satu minggu diperpanjang menjadi satu bulan agar lebih banyak anak dapat menerima imunisasi yang dibutuhkan.

“Melalui pelayanan imunisasi kejar, kami berharap cakupan imunisasi dasar lengkap meningkat dan anak-anak terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” kata Yanti.

Orang Tua Diingatkan Waspadai Hoaks Imunisasi

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Payakumbuh, Eni Zulmaeta, mengingatkan orang tua agar lebih cermat menyaring informasi kesehatan, terutama kabar bohong atau hoaks yang berpotensi menghambat pemberian imunisasi kepada anak.

“Orang tua harus bijak menyaring informasi. Imunisasi penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit menular,” ujarnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tak Lagi Sekadar Timbang Balita, Posyandu di Payakumbuh Kini Layani Enam Bidang

Tak Lagi Sekadar Timbang Balita, Posyandu di Payakumbuh Kini Layani Enam Bidang

Posyandu di Payakumbuh bertransformasi melayani enam bidang pelayanan dasar dan seluruh siklus kehidupan sebagai bagian dari layanan primer.

Petakan Kesehatan Anak, Murid Ikuti Skrining Jasmani

Petakan Kesehatan Anak, Murid Ikuti Skrining Jasmani

Dinas Kesehatan Payakumbuh dan Puskesmas Tiakar lakukan skrining kesehatan siswa SD untuk deteksi dini gizi, kebugaran, dan kesehatan anak.

Puskesmas Padang Tinggi Piliang Resmi Dibuka di Payakumbuh, Layani Kesehatan Modern dan Ramah Disabilitas

Puskesmas Padang Tinggi Piliang Resmi Dibuka di Payakumbuh, Layani Kesehatan Modern dan Ramah Disabilitas

Puskesmas Padang Tinggi Piliang resmi dibuka di Payakumbuh dengan layanan kesehatan modern, nyaman, dan ramah disabilitas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer