Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

16 Titik Rambu-Rambu Jalur Alternatif Dipasang Polres Payakumbuh

Novitri Selvia • Kamis, 4 April 2024 | 12:45 WIB

MEMUDAHKAN: Kasat Lantas Polres Payakumbuh AKP Firdaus memasang rambu-rambu jalan alternatif, kemarin. Rambu-rambu ini nantinya bisa menjadi penunjuk arah bagi pengendara.(SY RIDWAN/PADEK)
MEMUDAHKAN: Kasat Lantas Polres Payakumbuh AKP Firdaus memasang rambu-rambu jalan alternatif, kemarin. Rambu-rambu ini nantinya bisa menjadi penunjuk arah bagi pengendara.(SY RIDWAN/PADEK)
Satlantas Polres Payakumbuh bersama Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh memasang rambu-rambu jalur alternatif, kemarin (3/4). Pemasangan bertujuan menyambut Operasi Ketupat Singgalang 2024.

“Hari ini kita melakukan pemasangan rambu-rambu jalur alternatif yang digunakan dalam menyambut Operasi Ketupat Singgalang 2024. Guna mengamankan arus mudik maupun arus balik dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1445 H,” kata Kasat Lantas Polres Payakumbuh AKP Firdaus.

Ia menyebut, ada 16 titik pemasangan rambu-rambu lalu lintas ini.
“Hari ini (kemarin, red) kita tuntaskakan pemasangannya. Karena besok (hari ini, red) sudah mulai Operasi Ketupat Singgalang,” ucapnya.

Ada pun rekayasa lalu lintas yang dilakukan di wilayah Payakumbuh. Untuk kendaraan dari Pekanbaru menuju Payakumbuh atau Bukittinggi dalam situasi normal diarahkan melalui jalur utama dalam kota.

“Namun jika terjadi kepadatan arus, maka dialihkan dari simpang Warna Warni menuju simpang Payobasung, Labuhbasilang, Jalan Pahlawan, terus ke Situjuahbatua, Situjuah Tungkar, dan Barulak diarahkan menuju simpang Baso maupun ke Tanahdatar,” ungkapnya.

Sedangkan dari Bukittinggi jika terjadi kepadatan kita arahkan dari simpang lintas Ngalau menuju simpang Parik, terus jembatan Lampasi, Simalanggang, Lubukbatingkok dan keluar di kantor Bupati Limapuluh Kota. “Ini terkait dengan arus mudik dan arus balik yang kami lakukan,” ucapnya.

Terkait jalan rusak atau badan jalan terban di Batuhampa, kata AKP Firdaus, pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas dalam kondisi normal masih bisa dilewati kendaraan.

“Namun, jika terjadi kepadatan arus di lokasi jalan terban. Untuk arus dari Bukittinggi kita berlakukan satu arah melewati jalan terban,” ungkapnya.

Dari Payakumbuh menuju Bukittinggi, sebut AKP Firdaus, diarahkan simpang Piladang menuju Barulak. Ataupun bisa ke simpang Baso dan Tanahdatar.

“Alternatif kedua jika jalan terban putus total, kendaraan dari Bukittinggi menuju Payakumbuh kita belok kanan kan ke simpang Batuhampa keluar di PLTA dan kembali ke simpang Piladang menuju Payakumbuh,”ungkapnya.

Sedangkan dari Payakumbuh menuju Bukittinggi, diarahkan belok kiri ke simpang BR, Situjuhbatua, Situjuahtungkar, Barulak dan simpang Baso serta ke Tanahdatar. “Ini untuk sementara rekayasa lalu lintas untuk Kota Payakumbuh,” tegas AKP Firdaus. (rid)

Editor : Novitri Selvia
#Operasi Ketupat Singgalang 2024 #Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh #jalur alternatif #Polres Payakumbuh