Program ini dilaksanakan sebagai langkah pengendalian inflasi pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah potensi kenaikan harga pada momen Ramadan.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Asisten II Setdako Payakumbuh, Yasrizal, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan ketersediaan bahan pangan tetap stabil selama periode meningkatnya konsumsi masyarakat.
“Kita terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan agar tetap terjangkau masyarakat, terutama saat terjadi gejolak harga menjelang Ramadan dan Idulfitri,” ujar Yasrizal.
Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pemko Payakumbuh menyediakan sejumlah komoditas pokok yang dijual dengan harga subsidi dalam kegiatan tersebut.
Komoditas yang disiapkan antara lain beras lokal Anak Daro, beras SPHP, telur ayam, gula pasir, bawang merah, serta minyak goreng yang menjadi kebutuhan utama masyarakat selama bulan Ramadan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edfidel Arda, mengatakan program Gerakan Pangan Murah ditujukan langsung kepada masyarakat dengan mekanisme pembelian yang diatur agar distribusi tepat sasaran.
Menurutnya, warga yang ingin membeli bahan pokok dalam kegiatan ini diminta menunjukkan fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) sebagai syarat administrasi.
“Tujuannya untuk mengantisipasi lonjakan harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah,” kata Edfidel.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sektor perbankan melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Sumatera Barat memberikan dukungan dana sebesar Rp10 juta untuk membantu penyelenggaraan program tersebut.
Kehadiran Gerakan Pangan Murah di Pasar Padang Kaduduak disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Warga yang hadir mengaku terbantu dengan adanya program ini karena selisih harga yang ditawarkan cukup meringankan pengeluaran rumah tangga, terutama pada masa Ramadan ketika kebutuhan pangan meningkat.
Pemko Payakumbuh berharap kegiatan tersebut dapat membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan dengan harga terjangkau hingga menjelang Idulfitri.(*)
Editor : Hendra Efison