Pelaku Jambret di 18 Lokasi Ditangkap

41
ilustrasi jambret. (net)

Tim Operasional Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Payakumbuh menangkap seorang penjambret yang sudah beraksi pada 18 lokasi di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Penjambret yang selalu beraksi dengan mengendarai sepeda motor Honda CBR warna merah dan sepeda motor Honda Vario itu ditangkap polisi sejak Jumat (26/2).

”Iya. Berdasarkan bukti yang cukup, pada Jumat (26/2), telah diamankan seorang penjambret yang sudah beraksi pada 18 TKP (Tempat Kejadian Peristiwa) di wilayah Payakumbuh dan Limapuluh Kota,” kata Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira didampingi Kasat Reskrim AKP M Rosidi kepada Padang Ekspres, Selasa (2/3).

AKP M Rosidi menyebut, penjambret yang ditangkap ini berinisial AA, laki-laki 19 tahun. Dia punya dua alamat. Masing-masing di Desa Kuning I, Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), dan di Jorong Sungaijilatang Nagari Situjuh Banda Dalam, Kabupaten Limapuluh Kota.

“Sebelum melakukan aksi penjambretan pada 18 TKP di Payakumbuh dan Limapuluh Kota, tersangka AA ini juga menjambret di Aceh. Pengakuannya, di Aceh dia pernah menjambret di 10 TKP. Tapi kita curiga, lebih dari 10 TKP itu. Pulang dari Aceh, baru tersangka beraksi pada 18 TKP di Sumbar,” kata Rosidi.

Dari 18 TKP tempat tersangka beraksi di Payakumbuh dan Limapuluh Kota, TKP pertama adalah di Simpang Benteng Payakumbuh. Waktu itu, tersangka beraksi dengan menggunakan sepeda motor Vario dan berhasil mendapatkan handphone android plus uang Rp 1 juta.

Kemudian, tersangka juga beraksi di Simpang Warna Warni dan di Tanjungpati Harau, dengan menggunakan sepeda motor Honda CBR. Di Simpang Warna-Warni tersangka membawa kabur handphone android dan uang sebesar Rp 1,8 juta. Sedangkan di Tanjungpati, tersangka mendapatkan handphone android dan uang Rp 500 ribu.

Baca Juga:  Sandi Janji Promosikan Rendang

”Melihat banyaknya lokasi penjambretan yang dilakukan tersangka di Payakumbuh dan Limapuluh Kota, maka kepada masyarakat yang pernah menjadi korban penjambretan, kami imbau untuk dapat melapor ke Mapolres Payakumbuh,” kata AKP M Rosidi.

Kasat Reskrim menyebutkan, selain menangkap AA, tim operasional Satreskrim Polres Payakumbuh juga mengamankan dua lekaki yang membeli barang-barang hasil jambretan AA. Kedua lelaki itu tercatat sebagai warga Limapuluh Kota.

”Mereka berinisial IY, 34 tahun, wiraswasta yang beralamat di Pakansabtu, Kecamatan Luak. Kemudian, TF, 33 tahun, wiraswata yang punya dua alamat. Masing-masing di Batuaji, Kapling Abadi Jaya, Sungailekop, Kotabata. Kemudian di Jorong Tabiang, Nagari Sungaikamuyang, Limapuluh Kota,” kata AKP Rosidi.

Menurut AKP Rosidi, penangkapan ketiga orang ini dilakukan berdasarkan laporan polisi nomor LP/K/19/I/2021/Res, tanggal 24 Januari 2021, tentang pencurian. Saat menangkap mereka, tim operasional Satreskrim Polres Payakumbuh juga menyita sejumlah barang bukti.

”Barang bukti yang disita dari lima tersangka ini antara lain, lima buah handphone android. Kemudian, satu unit sepeda motor Honda CBR warna merah dan satu unit sepeda motor matic Honda Vario. Selain itu, juga disita dua buah helm milik tersangka,” demikian AKP M Rosidi. (frv)

Previous articleVolume Sampah Meningkat, 60 Persen di Antaranya Sampah Organik
Next articleDipicu Kesulitan Ekonomi Dampak Pandemi, Kasus Gizi Buruk Meningkat