BAN-PT Nilai ISI Padangpanjang Berpotensi Lampaui Standar Nasional

PADANGPANJANG– BAN-PT menilai Institut Seni Indonesia Padangpanjang berpotensi melampaui standar nasional pendidikan tinggi, khususnya di bidang seni dan kebudayaan.
Penilaian tersebut disampaikan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc, saat menjadi orator pada wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026 di kampus ISI Padangpanjang, Rabu (8/4/2025).
Dalam orasinya bertema “Analisis Dampak Akreditasi Terhadap Perguruan Tinggi dan Alumni”, Ari menegaskan bahwa dukungan pemerintah terhadap ISI Padangpanjang tergolong kuat, baik dari sisi jaminan bagi dosen, pelaksanaan Tridharma, hingga penguatan infrastruktur kampus.
“ISI Padangpanjang memiliki kapasitas dan potensi untuk menjadi salah satu perguruan tinggi unggul di bidang seni dan budaya,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa capaian akreditasi tidak hanya sebatas memenuhi kewajiban administratif, tetapi harus diarahkan untuk melampaui standar nasional pendidikan tinggi melalui strategi yang terukur dan berkelanjutan.
Ari juga mengungkapkan bahwa pengakuan keunggulan masih perlu ditingkatkan, dengan target minimal 30 persen program studi unggul, dosen bergelar doktor mencapai 20 persen, serta peningkatan jumlah lektor kepala dan guru besar yang saat ini masih di bawah 20 persen.
Menurutnya, dengan strategi yang tepat, target tersebut dapat dicapai dalam dua hingga tiga tahun ke depan, mengingat banyak perguruan tinggi memiliki potensi serupa namun belum mampu mengoptimalkannya secara maksimal.
Ia juga memaparkan perkembangan jumlah perguruan tinggi unggul di Indonesia yang meningkat signifikan, dari 16 institusi pada 2022 menjadi 337 perguruan tinggi saat ini.
ISI Padangpanjang Siapkan Strategi Peningkatan
Rektor ISI Padangpanjang, Dr. Febri Yulika, SAg, MHum, menyatakan bahwa seluruh komponen kampus harus merespons dorongan tersebut dengan perencanaan yang terstruktur dan berbasis indikator akreditasi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



