Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prof. Ganefri: AI hingga Perubahan Iklim Ubah Tantangan, Perguruan Tinggi Harus Bertransformasi

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯
Prof Ganefri saat menjadi pembicara pada forum China–ASEAN Education Cooperation Week 2026 di Guizhou, Tiongkok.(Foto: KKPS)
Prof Ganefri saat menjadi pembicara pada forum China–ASEAN Education Cooperation Week 2026 di Guizhou, Tiongkok.(Foto: KKPS)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM – Senior Eksekutif Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Ganefri, Ph.D., menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), transformasi digital, industri hijau, dan perubahan iklim telah mengubah kebutuhan dunia kerja sehingga perguruan tinggi harus bertransformasi untuk mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan global.

Pernyataan itu disampaikan dalam China–ASEAN Forum on High-Standard Vocational Education Cooperation di Guizhou, Tiongkok, yang menjadi bagian dari China–ASEAN Education Cooperation Week 2026.

Dalam forum yang diikuti pimpinan perguruan tinggi, akademisi, dan mitra industri dari berbagai negara ASEAN dan Tiongkok itu, Prof. Ganefri menyoroti perubahan besar yang dipicu perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), transformasi digital, industri hijau, dan perubahan iklim.

Advertisement

Menurutnya, perkembangan tersebut telah mengubah kebutuhan dunia kerja sehingga perguruan tinggi tidak lagi dapat mengandalkan pendekatan pembelajaran konvensional.

Ia menegaskan keberhasilan perguruan tinggi saat ini tidak lagi diukur dari jumlah lulusan yang dihasilkan, melainkan dari kemampuan lulusan dalam memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat dan dunia.

"Perguruan tinggi tidak lagi cukup diukur dari kuantitas lulusan yang dihasilkan, tetapi dari sejauh mana lulusannya mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan global," tegas Prof. Ganefri.

Advertisement

Menurutnya, transformasi pendidikan tinggi perlu diarahkan pada pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, penguatan kolaborasi lintas negara, serta keterhubungan yang lebih erat dengan kebutuhan dunia industri. Dengan pendekatan tersebut, lulusan diharapkan memiliki kompetensi akademik yang kuat sekaligus kemampuan berpikir kritis, berinovasi, berkolaborasi, dan siap menghadapi dinamika dunia kerja global.

Prof. Ganefri menjelaskan, visi tersebut menjadi landasan UNP dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu implementasinya diwujudkan melalui kemitraan strategis dengan Guizhou Equipment Manufacturing Polytechnic (GEMP) dalam pengembangan Guijiang Workshop, model pendidikan vokasi yang mengintegrasikan pembelajaran, pertukaran akademik, dan penguatan kompetensi sesuai kebutuhan industri.

Menurutnya, kolaborasi internasional tidak hanya membuka peluang pertukaran mahasiswa dan dosen, tetapi juga menjadi sarana transfer pengetahuan, teknologi, dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi. Model kemitraan tersebut dinilai penting untuk mencetak lulusan yang memiliki perspektif global sekaligus mampu menjawab kebutuhan pembangunan di tingkat lokal maupun internasional.

Prof. Ganefri juga menyampaikan bahwa komitmen internasionalisasi turut memperkuat reputasi UNP di tingkat global. Saat ini, UNP berada pada kelompok 1401+ QS World University Rankings dan 601–800 Times Higher Education (THE) Impact Rankings. Pada indikator Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education, UNP menempati peringkat ke-34 dunia sekaligus menjadi perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ganefri Minta UNU Blitar Tingkatkan Kualitas Dosen dan Tata Kelola demi Jadi Kampus Unggul

Ganefri Minta UNU Blitar Tingkatkan Kualitas Dosen dan Tata Kelola demi Jadi Kampus Unggul

Ganefri minta UNU Blitar meningkatkan kualitas dosen, tata kelola, penelitian, dan inovasi agar menjadi perguruan tinggi unggul.

UIN Imam Bonjol Padang Finalisasi Empat Dokumen Mutu, Layanan Disabilitas Jadi Perhatian

UIN Imam Bonjol Padang Finalisasi Empat Dokumen Mutu, Layanan Disabilitas Jadi Perhatian

UIN Imam Bonjol Padang memfinalisasi empat dokumen mutu untuk memperkuat layanan disabilitas, internasionalisasi, dan mutu nonakademik.

10 Mahasiswa UIN Imam Bonjol Rampungkan Praktik Peradilan di PA Sijunjung

10 Mahasiswa UIN Imam Bonjol Rampungkan Praktik Peradilan di PA Sijunjung

Sepuluh mahasiswa Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol Padang menuntaskan Praktik Peradilan di PA Sijunjung sebelum kembali ke kampus.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer