UNP Latih 30 Guru SD Pembangunan Laboratorium Hadapi Transformasi melalui Outbound

PADEK.JAWAPOS.COM— Perubahan di lingkungan pendidikan tidak cukup dihadapi dengan kemampuan mengajar. Guru juga membutuhkan kesiapan beradaptasi, membangun komunikasi, dan bekerja sama agar transformasi sekolah dapat berjalan. Hal inilah yang menjadi fokus pelatihan Universitas Negeri Padang (UNP) terhadap 30 peserta dari unsur guru dan sekolah di SD Pembangunan Laboratorium UNP, Minggu (27/9/2026).
Menariknya, penguatan kapasitas tersebut tidak hanya dilakukan melalui seminar. UNP juga mengajak peserta mengikuti outbound edukatif yang dirancang untuk menguji komunikasi, kekompakan, koordinasi, hingga kemampuan menyelesaikan persoalan secara berkelompok.
Kegiatan bertajuk "Pelatihan dan Penguatan Kapasitas Guru SD dalam Mendukung Transformasi Sekolah" itu merupakan bagian dari Program Pengabdian UNP Berdampak. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kesiapan tenaga pendidik menghadapi berbagai perubahan di lingkungan sekolah.
Seminar Bahas Kesiapan Guru Menghadapi Perubahan
Rangkaian kegiatan diawali dengan seminar bertema Readiness for Change yang disampaikan Dr. Nofrion, M.Pd. Materi tersebut membahas pentingnya kesiapan guru dalam menerima sekaligus merespons perubahan pendidikan.
Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bahwa perubahan membutuhkan kemampuan beradaptasi, kemauan berkolaborasi, serta sikap positif terhadap berbagai perkembangan di sekolah.
Penyampaian materi berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Peserta juga membahas persoalan nyata yang dihadapi dalam lingkungan sekolah sehingga materi tidak hanya berhenti pada pemahaman konseptual.
Seminar tersebut menempatkan guru sebagai salah satu penggerak penting transformasi sekolah. Kesiapan menghadapi perubahan menjadi modal untuk membangun lingkungan pendidikan yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.
Outbound Menguji Komunikasi dan Kekompakan Guru
Setelah seminar, peserta mengikuti outbound edukatif melalui sejumlah permainan dan tantangan kelompok.
Aktivitas ini dirancang untuk melatih komunikasi, kerja sama, kepercayaan, koordinasi, dan kemampuan memecahkan masalah. Setiap kelompok harus menyusun strategi serta membagi peran agar dapat menyelesaikan tantangan yang diberikan.
Dalam pelaksanaannya, beberapa kelompok belum berhasil mencapai target penyelesaian tantangan. Namun, peserta tetap antusias mengikuti setiap aktivitas.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




