Unand dan UNP Gelar UTBK Gelombang I

6
LAKUKAN PENINJAUAN: Rektor Unand Prof Yuliandri dan Rektor UNP Prof Ganefri saat meninjau pelaksanaan UTBK SBMPTN 2022 di lokasi berbeda, kemarin (17/5).(IST)

Kemarin (17/5), hari pertama dilaksanakannya ujian tulis berbasis komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 di Unand dan UNP.

Di Unand diikuti sekitar 11.398 orang calon mahasiswa. Sementara di UNP diikuti 22.108 orang calon mahasiswa. UTBK gelombang pertama ini dilaksanakan serentak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia sampai 23 Mei.

Rektor Unand Prof Yuliandri meninjau pelaksanaan UTBK SBMPTN 2022 di UPT Pusat Bahasa Kampus Unand Limaumanih Padang, kemarin (17/5). Menurutnya, UTBK ini telah dipersiapkan dengan matang meskipun masa pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Untuk Universitas Andalas sendiri pelaksanaan UTBK ini akan selesai di gelombang pertama yakni tanggal 17-23 Mei 2022, dikarenakan jumlah peserta hanya berjumlah 11.398 orang,” ujarnya mantan Dekan Fakultas Hukum itu.

Guna mengantisipasi penularan Covid-19 pada UTBK ini, pihaknya menekankan penerapan protokol kesehatan (prokes) di kawasan Unand diterapkan dengan ketat, seperti melakukan pengecekan suhu tubuh dan penerapan 3M.

Unand sendiri, tambah dia, Unand menyediakan 24 lokasi ujian yang tersebar di kampus Limaumanih dan Jati, seperti Labor Komputer Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), dan Dekanat Kesehatan Masyarakat (Kesmas).

Dia mengingatkan peserta untuk tetap fokus dan yakin terhadap apa yang sudah diusahakan. “Semoga di tanggal 23 Juni nanti mendapatkan hasil terbaik sesuai dengan apa yang diinginkan,” harapnya.

Sedangkan Wakil Rektor I Unand Prof Dr Mansyurdin MS mengatakan, untuk hari pertama kemarin jumlah peserta yang mengikuti UTBK sebanyak 1.495 orang terbagi ke dalam dua sesi, yakni sesi pagi 205 dan sesi siang 1.290.

Baca Juga:  Darah Sapi Jadi Pupuk Organik Cair! SMAK Padang Masuk Terbaik Nasional

Rektor UNP Prof Ganefri menyampaikan tahun 2022 terjadi peningkatan peserta di UNP. Tercatat ada 22.108 orang peserta, tahun 2021 lalu hanya 18.108 orang.

Dalam pelaksanaan UTBK, UNP sendiri menyediakan layanan internet dengan bandwitch 3 Gbps hingga alat transportasi seperti buddy car, motor, dan mobil pickup untuk mengantar para peserta UBTK ke tempat ujian.

Ganefri menyebutkan beberapa alasan yang menjadikan peserta UTBK banyak di UNP antara lain karena lokasi yang mudah dijangkau. Pelaksanaan ujian dilaksanakan di kampus utama di Airtawar.

Lalu sarana dan prasarana pendukung yang nyaman dan memadai. Ruang kompeter ber-AC, musahala dan lainnya. UNP membuka 3 posko dalam pelaksanaaan UTBK-SBMPTN 2022 yakni posko informasi , posko kesehatan, dan posko keamanan.

“Posko ini dalam rangka memberikan kemudahan bagi peserta demi suksesnya pelaksanaan proses UTBK-SBMPTN di UNP,” katanya.

Ganefri juga menyampaikan ada tujuh peserta penyandang disabilitas yang ikut dalam ujian kali ini. Penyandang disabilitas ini mendapatkan perlakuan khusus dalam sarana dan prasarana. Sedangkan untuk proses ujian tetap disamakan dan tak dibedakan.

Untuk antisipasi, pengawas juga telah dibeli pembekalan. “Kita telah mengantisipasi potensi kecurangan yang bisa saja terjadi,” katanya. Secara umum, pelaksanaan UTBK hari pertama berjalan dengan baik dan lancar. (cr6)