Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari Kesaktian Pancasila, Dosen JTS - PNP Berikan Pelatihan Modeling dan Quantity Takeoff Berbasis Revit

Tandri Eka Putra
Penulis: Tandri Eka Putra❯
Tim PKM Teknik Sipil PNP bersama peserta usai pelatihan Revit berbasis BIM di SMKN 1 Sumbar untuk meningkatkan kompetensi guru SMK. (IST)
Tim PKM Teknik Sipil PNP bersama peserta usai pelatihan Revit berbasis BIM di SMKN 1 Sumbar untuk meningkatkan kompetensi guru SMK. (IST)

Advertisement

 PADEK.JAWAPOS.COM- Momentum Hari Kesaktian Pancasila dimanfaatkan dosen Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Padang (PNP) untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah menengah kejuruan (SMK) melalui pelatihan Modeling dan Quantity Takeoff berbasis Revit. 

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut bertujuan memperkuat kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi digital konstruksi agar proses pembelajaran semakin relevan dengan kebutuhan industri.

“ Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata dunia pendidikan tinggi dalam mendukung peningkatan kompetensi guru vokasi agar mampu mengikuti perkembangan teknologi di bidang konstruksi,” ujar Ketua Tim Pengabdian, Lilis Novitasari, S.Pd., M.T.

Advertisement

Kegiatan bertema “Optimalisasi Akurasi Volume Pekerjaan Konstruksi melalui Pelatihan Modeling dan Takeoff Berbasis Revit bagi Guru SMK” itu dilaksanakan oleh tim dosen Jurusan Teknik Sipil PNP yang terdiri atas Lilis Novitasari, S.Pd., M.T, Ir. Badzlina Harvy Nesya, S.T., M.T, Micky Fetriani, M.T, Putri Kumala Sari, S.T., M.T, dan Restika Rahmadona Efiariza, M.Ars. 

Pelatihan difokuskan pada penguasaan Building Information Modeling (BIM) menggunakan perangkat lunak Revit untuk mendukung efisiensi dan akurasi pekerjaan konstruksi.

Ir. Badzlina Harvy Nesya, S.T., M.T menjelaskan, perkembangan industri konstruksi saat ini menuntut pemanfaatan teknologi digital dalam berbagai tahapan pekerjaan.

Advertisement

Menurutnya, penggunaan BIM melalui Revit memungkinkan proses pemodelan bangunan dilakukan secara terintegrasi sekaligus menghasilkan perhitungan volume pekerjaan atau quantity takeoff yang lebih cepat dan akurat dibandingkan metode konvensional.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pembuatan model bangunan tiga dimensi serta teknik menghitung volume pekerjaan konstruksi secara otomatis menggunakan Revit. Keterampilan tersebut dinilai penting untuk mendukung pembelajaran vokasi yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Selain peningkatan kompetensi teknis, kegiatan pengabdian ini juga menjadi implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kedua dan sila kelima. Upaya peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan teknologi dinilai sebagai langkah pemerataan akses pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan era digital.

Momentum Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong, mendorong inovasi pendidikan, serta menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing di sektor konstruksi modern.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

116 Tahun Semen Padang, dari Indarung I hingga Menjadi Bagian Industri Nasional

116 Tahun Semen Padang, dari Indarung I hingga Menjadi Bagian Industri Nasional

PT Semen Padang memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan menegaskan peran industri dan jejak sejarah perusahaan yg telah berusia 116 thn

Semen Padang Tegaskan Peran Industri dari Ranah Minang untuk Pembangunan Nasional

Semen Padang Tegaskan Peran Industri dari Ranah Minang untuk Pembangunan Nasional

Semen Padang menegaskan perannya dalam pembangunan nasional melalui kontribusi industri dari Ranah Minang serta penguatan persatuan dan keko

Pancasila Tak Cukup Diperingati, Wabup Dharmasraya Dorong Aparatur Terapkan Nilainya

Pancasila Tak Cukup Diperingati, Wabup Dharmasraya Dorong Aparatur Terapkan Nilainya

Wabup Dharmasraya Leli Arni menegaskan nilai Pancasila harus diterapkan aparatur dan masyarakat, bukan sekadar diperingati secara seremonial

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer