Truk CPO Terbalik, Jalan Padang-Solok Lumpuh 10 Jam

15
Proses evakuasi truk pengangkut minyak sawit yang terbalik di Panorama I Sitinjaulauik, Selasa (13/4). (IST)

Jalur Padang Solok tepatnya di Panorama I Sitinjaulauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubukkilangan lumpuh total, Senin (12/4) sekitar pukul 22.00. Pasalnya satu unit truk pengangkut minyak mentah sawit atau CPO mengalami kecelakaan di kawaaan tersebut.

Akibatnya minyak mentah yang dibawa oleh truk dengan plat No BA 8685 BU, berserakan di sepanjang jalan tersebut, sehingga jalan menjadi licin, kendaraan pun takut untuk melaju.

Pantauan Padang Ekspres di lapangan sekitar pukul 10.00 kemarin (13/4), terlihat truk pengangkut minyak mentah sawit dievakuasi menggunakan alat berat crane. Setelah dilakulan evakuasi jalan Padang-Solok kembali normal, sedangkan minyak yang tumpah di jalan ditimbun oleh serbuk kayu supaya jalan tidak licin.

Informasi yang diterima Padang Ekspres, truk yang dikendarai oleh Syafrinaldi, 52, warga Sungaisapih, datang dari arah Solok menuju Kota Padang, sesampai di Panorama I dengan kondisi tikungan penurunan tajam, rem truk diduga blong dan langsung menabrak dinding pembatas jalan hingga akhirnya rebah. Akibatnya CPO tumpah ke jalan.

Menurut salah seorang pengendara yang terjebak macet, Rozi Gunawan, 36, dirinya terjebak macet kurang lebih selama 4 jam. Tak satu pun pengendara bisa bergerak pascatumpahan minyak sawit.

“Sejak pukul 05.00 terjebak mecet dan sampai sekarang. Tidak bisa lewat,” katanya.
Wisnu, 50, pengendara truk yang datang dari solok menuju Kota Padang mengatakan terpaksa sahur di tengah macetnya jalan raya, karena jalan licin akibat tumpahan minyak sawit. “Setelah truk dievakuasi, saya baru lewat,” ungkapnya.

Kasat Lantas Polresta Padang Kompol Sukur Hendri Saputra mengatakan, diduga truk hilang kendali karena remnya blong. Akibat kejadian itu, terjadi kemacetan kendaraan sepanjang 3 Km baik dari arah Kota Padang maupun arah Solok. Diperkirakan hampir 10 jam jalan lumpuh total.

“Kita menurunkan semua jajaran baik dari Patwal maupun dari pengaturan. Setidaknya ada 30 personel dibantu jajaran Polsek Luki,” ungkapnya. Di samping itu, ada sekitar 100 karung serbuk kayu yang ditebar ke jalan untuk mengantisipasi supaya tidak licin.

“Untuk korban jiwa tidak ada, sang sopir sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sekitar pukul 10.00, jalur sudah bisa dilalui,” tuturnya. Kapolsek Luki Kompol Edriyan Wiguna mengatakan, pihaknya juga menerjunkan personel ke TKP untuk membantu mengamankan lokasi kecelakaan. “Saat ini, truk sudah dievakuasi dan lalu lintas sudah kembali normal,” ungkapnya. (err)

Previous articleWaspada Pandemi Selain Covid-19, Singapura Siapkan Laboratorium Mewah
Next articleZakat Fitrah Rp 27.500-Rp 40 Ribu