Innova Ringsek Tertabrak Kereta Api

19
Mobil Kijang Innova rusak parah usai tertabrak KA Minangkabau Ekspres di perlintasan kereta api Alai Parak Kopi, kemarin. (IST)

Kecelakaan kembali terjadi di perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu yang berada di banjir kanal, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara. Satu unit mobil minibus Kijang Innova bernomor polisi BA 1334 QA tertabrak KA Minangkabau Ekspres tujuan Padang-Bandara Internasional Minangkabau (BIM), kemarin (21/4) pada pukul 09.25.

Beruntung dalam kecelakaan tersebut, sopir mobil Kijang Innova yang diketahui bernama Hendri Zulviton, 46, yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anaknya, Halwasisi Heni Qolbia, 10, hanya mengalami luka ringan dan trauma. Keduanya langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumbar untuk perawatan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, saat kecelakaan tersebut, mobil Kijang Innova sempat terseret KA Minangkabau Ekspres sejauh 20 meter. Kondisi mobil sendiri ringsek parah di bagian samping dan depan serta kaca mobil pecah.

Kanit Reskrim Polsek Padang Utara, Ipda Hendrizal mengatakan, kecelakaan antara mobil Kijang Innova dengan KA berawal dari mobil yang melaju dari arah Alai Parak Kopi menuju ke arah Jalan Tamsis Padang. Saat tiba di perlintasan, diduga sopir tidak mengetahui KA akan lewat dan kemudian terjadi kecelakaan.

“Jadi KA melaju dari arah Stasiun Simpangharu Padang menuju arah Pariaman. Diduga sopir tidak konsentrasi atau tidak melihat, maka terjadi kecelakaan tersebut. Mobil sempat terseret sejauh 20 meter,” kata Ipda Hendrizal.

Di dalam mobil Kijang Innova terdapat dua orang yakni sopir dan satu anaknya. Kondisi kedua korban sendiri selamat dan hanya mengalami luka ringan dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk penanganan lebih lanjut.

“Kondisi sopir atau sang ayah tidak mengalami luka hanya sedikit trauma, sementara sang anak mengalami luka lecet pada bagian bibir dan mengalami sedikit trauma. Namun secara umum kondisi keduanya stabil,” jelasnya.

Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materil yang ditimbulkan ditaksir sekitar Rp 50 juta karena kendaraan mengalami kerusakan yang cukup parah. Dia mengimbau kepada masyarakat khususnya pengendara agar selalu memperhatikan kondisi perlintasan ketika hendak melewati perlintasan KA.

Terpisah, Kepala Humas PT. KAI Divisi Regional (Divre) II Sumbar, Ujang Rusen Permana membenarkan kecelakaan tersebut. KA yang terlibat dalam kecelakaan itu adalah KA Minangkabau Ekspres tujuan Padang-BIM.

Akibat peristiwa tersebut, KA Minangkabau Ekspres tujuan Padang-BIM sempat berhenti karena mengalami kerusakan dan kemudian melanjutkan perjalanan untuk pemeriksaan lebih lanjut di Stasiun Tabing.

Berkaitan dengan peristiwa itu, PT. KAI Divre II Sumbar kembali mengimbau agar pengguna jalan raya selalu berhati-hati dan menaati rambu lalu lintas saat akan melewati perlintasan sebidang. “Kami imbau agar pengguna jalan raya berhenti sejenak, tengok kanan-kiri untuk memastikan tidak ada kereta yang melintas,” tukas Rusen. (a/err)

Previous articleSri Mulyani Pamer Angka-angka
Next articleCambuk dari Forbes untuk Zohri, Optimistis Sambut Olimpiade Tokyo