Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Pessel Targetkan PAD Lebaran Rp 450 Juta

Y
Penulis: Yoni Syafrizal❯

Sekkab Pessel Zainal Arifin (tengah) didampingi Wendi (kanan) dan Asisten II Hadi Susilo saat jumpa pers dengan insan pers di sekretariat PWI Pessel.
Sekkab Pessel Zainal Arifin (tengah) didampingi Wendi (kanan) dan Asisten II Hadi Susilo saat jumpa pers dengan insan pers di sekretariat PWI Pessel.
PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 400 juta hingga Rp 450 juta dari sektor pariwisata dan retribusi selama libur Lebaran 2026.


Advertisement

Sekretaris Kabupaten Pessel, Zainal Arifin, mengatakan target tersebut akan dicapai melalui optimalisasi pengelolaan objek wisata serta penerapan sistem pembayaran non-tunai untuk mencegah kebocoran pendapatan.

”Untuk mengantisipasi kebocoran pendapatan, kami bekerja sama dengan Bank Nagari menerapkan sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS di sejumlah objek wisata,” kata Zainal Arifin dalam jumpa pers bersama insan media di Sekretariat PWI Pessel, Painan Convention Centre (PCC), Selasa (17/3).

Saat ini, sistem QRIS telah diterapkan di kawasan wisata Pantai Carocok Painan dan beberapa destinasi lain yang dikelola pemerintah daerah. Ke depan, penerapannya akan diperluas ke objek wisata lainnya.

Advertisement

Selain menyiapkan sistem pembayaran digital, Pemkab Pessel juga melakukan sejumlah langkah untuk menyambut lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran.

Beberapa destinasi unggulan seperti Carocok Painan, Kawasan Mandeh, dan Pasir Putih Kambang menjadi fokus pembenahan guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Menurut Zainal, pemerintah daerah tidak menerapkan kebijakan sterilisasi kawasan wisata bagi pedagang maupun pengunjung pada momentum Lebaran tahun ini.

Advertisement

”Kami lebih fokus memastikan pengunjung merasa aman dan nyaman. Penataan tetap dilakukan, tetapi tanpa pembatasan yang berlebihan,” ujarnya.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan wisata, personel dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI, dan Polri akan disiagakan di sejumlah titik strategis. Pemkab Pessel juga menyiapkan tiga pos terpadu di kawasan Mandeh, Carocok Painan, dan Pasir Putih Kambang yang akan berfungsi sebagai pusat layanan informasi, kesehatan, dan keamanan bagi masyarakat.

Selain sektor pariwisata, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.

Zainal menjelaskan mulai H-3 Lebaran, kendaraan angkutan barang seperti truk tidak diperkenankan melintas di jalur utama, kecuali kendaraan yang mengangkut kebutuhan pokok.

”Kebijakan ini bertujuan mengurangi potensi kemacetan serta memastikan kelancaran dan keselamatan pemudik,” katanya.

Pengaturan lalu lintas tersebut akan melibatkan berbagai instansi terkait serta disertai sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku transportasi.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga akan melakukan pemantauan ketersediaan bahan pokok selama libur Lebaran serta menggelar operasi pasar guna menjaga stabilitas harga.

Pengelolaan parkir di kawasan wisata juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Zainal menegaskan pada lahan parkir milik pemerintah tidak akan ada pungutan liar maupun kenaikan tarif di luar ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pessel, Wendi, mengatakan pihaknya akan memperkuat diseminasi informasi publik, terutama terkait kebijakan mudik, pariwisata, dan pelayanan masyarakat selama libur Lebaran.

Ia juga mendorong promosi pariwisata daerah melalui media digital dan kolaborasi dengan insan pers agar potensi wisata Pesisir Selatan semakin dikenal luas.

”Kami berharap media dapat ikut mempromosikan potensi pariwisata Pesisir Selatan melalui berbagai platform digital,” ujarnya.

Menurut Wendi, masyarakat juga perlu diberikan edukasi terkait penggunaan sistem pembayaran digital seperti QRIS agar terbiasa melakukan transaksi non-tunai di objek wisata. (*)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Netralitas, Akurasi DPT jadi Fokus Pilwana Pessel

Netralitas, Akurasi DPT jadi Fokus Pilwana Pessel

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan mematangkan persiapan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026

Rp 98,86 M untuk Benahi Sekolah

Rp 98,86 M untuk Benahi Sekolah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) mengajukan anggaran sebesar Rp198,86 miliar kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Bupati Jamin Kerahasiaan Data Sensus Ekonomi

Bupati Jamin Kerahasiaan Data Sensus Ekonomi

Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni, menegaskan bahwa seluruh data masyarakat dan pelaku usaha dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer