Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Remaja 13 Tahun Hanyut di Sungai Liku Pesisir Selatan, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Hari Kedua

Randi Zulfahli • Senin, 16 Februari 2026 | 11:21 WIB

Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian remaja 13 tahun yang hanyut di Sungai Liku, Pesisir Selatan, Senin (16/2/2026).
Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian remaja 13 tahun yang hanyut di Sungai Liku, Pesisir Selatan, Senin (16/2/2026).
PADEK.JAWAPOS.COM—Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian seorang remaja berusia 13 tahun yang hanyut terseret arus Sungai Liku di Kecamatan Ranah Pasisia, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat pada hari kedua, Senin (16/2/2026).

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, menyampaikan bahwa korban bernama Aska, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun yang beralamat di Kelok Koto Langang, Nagari Sungai Liku. Remaja tersebut dilaporkan hilang sejak Sabtu sore, (14/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Berdasarkan keterangan dari rekan-rekan korban, kejadian bermula saat Aska bersama teman-temannya pergi mandi di Sungai Liku sekitar pukul 17.45 WIB. Namun, pada pukul 18.00 WIB, korban tidak kembali ke daratan dan hingga kini belum ditemukan.

“Informasi kejadian kami terima dari BPBD Pesisir Selatan pada Minggu (15/2/2026) pukul 07.55 WIB. Tim TRC BPBD dan Bhabinkamtibmas telah melakukan peninjauan ke lokasi kejadian dan kediaman korban,” ungkap Hendri dalam laporannya, Senin pagi.

Lokasi kejadian berada pada koordinat perkiraan 1°20'56.81"S - 100°47'1.64"E, berjarak sekitar 52,40 kilometer garis lurus dari Unit Siaga SAR Pesisir Selatan. Jarak tempuh darat mencapai 66,3 kilometer dengan estimasi waktu perjalanan sekitar satu jam 27 menit ke arah tenggara.

Operasi pencarian yang dimulai sejak Senin pagi pukul 07.00 WIB melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur. Total 52 personel dikerahkan, terdiri dari lima orang Unit Siaga SAR Pesisir Selatan, tiga anggota Polri, sepuluh personel BPBD, empat perangkat nagari, dan 30 warga masyarakat setempat.

Tim dilengkapi dengan peralatan berupa kendaraan pengangkut, perahu karet LCR, perlengkapan evakuasi, peralatan medis, alat komunikasi, serta logistik pendukung. Pencarian difokuskan di sepanjang aliran Sungai Liku dan area sekitar titik terakhir korban terlihat.

Meski kondisi cuaca cerah dengan kecepatan angin lima knot mendukung operasi pencarian, tim menghadapi kendala berupa lokasi yang berada di area blank spot atau tidak terjangkau sinyal komunikasi. Hal ini menyulitkan koordinasi antara tim di lapangan dengan pos komando.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berupaya menyisir aliran sungai guna menemukan tanda-tanda keberadaan korban. (cc1)

Editor : Adetio Purtama
#pencarian #Tim SAR #hanyut #remaja #pesisir selatan