Pjs Bupati Solsel Diberi Gelar Adat, Gubernur: Tak untuk Gaya-gayaan

191

Pjs Bupati Solsel Diberi Gelar Adat, Gubernur: Tidak untuk Gaya-gayaan

Pjs Bupati Solok Selatan Jasman Rizal menerima gelar adat Datuak Bandaro Bendang dari Kaum Kampai Nan 12 di Bauah, Kanagarian Pasia Talang, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan.

Pemberian gelar adat ini atas kesepakatan seluruh ninik mamak Suku Kampai Nan 12 di Bauah dibawah payuang Inyiak Majolelo beserta empat suku yang lain di Kanagarian Pasia Talang, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan dan permufakatan Pangulu pucuak dan sandi kaum Kampai Bendang Palangai (Balai Selasa) Pesisir Selatan. Pemakaian gelar adat ini disematkan melalui serangkaian prosesi adat yang cukup panjang dan kesepakatan dari beberapa datuak dari beberapa suku yang ada di daerah setempat.

Gelar datuak yang telah dilewakan (diberikan) bagi masyarakat Minangkabau adalah gelar yang dikhususkan kepada seseorang yang dianggap bijaksana dalam bersikap, dinilai bisa mengayomi anak, kemenakan dengan baik. Selain itu gelar datuak diberikan kepada seseorang juga berarti bahwa orang tersebut dapat berlaku adil, meletakkan hukum dengan baik. Dapek menjadi niniak mamak, barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang, anak dipangku kamanakan dibimbiang (Dapat menjadi ninik mamak, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, anak dipeluk kemenakan dibimbing).

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam sambutan prosesi adat batagak gala Pjs Bupati Solok Selatan yang digelar di rumah tinggi Inyiak Majalelo yang masih terpelihara keasliannya, Sabtu (28/11/2020) memberikan apresiasi atas nama pemerintah kepada Pjs. Bupati Solok Selatan.

“Prosesi Batagak Gala ini menandakan adat budaya masih tumbuh dalam nagari. Batagak Galaadalah salah satu bentuk melestarikan kegiatan adat nagari, dan juga sebagai identitas kita sebagai masyarakat Minang,” kata Irwan.

Baca Juga:  Kadis Ketahanan Pangan Solsel Wafat, Dimakamkan di TPU Khusus Covid

“Prosesi Batagak Gala adalah sebagai contoh untuk ke depan. Begitulah musyawarah, keputusan diambil setelah melalui proses kesepakatan dan proses pertimbangan yang matang,” tambah Irwan.

Terakhir Gubernur berharap gelar yang telah diberikan tidak untuk gaya-gayaan, tidak untuk gagah-gagahan, tapi adalah tanggung jawab dunia akhirat.

Pjs Bupati Solok Selatan Jasman Rizal dalam sambutannya setelah prosesi gelar adat mengucapkan terima kasih kepada para datuak kaum, karena telah diberi kepercayaan dan amanah atas gelar Datuak Bandaro Bendang yang telah disandangnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Solok Selatan khususnya Kanagarian Sungai Talang, karena diakhir masa jabatan saya sebagai Pjs Bupati, saya diberikan amanah dengan gelar ini. Mudah-mudahan ke depannya saya bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab ini dengan baik, diajak sehilir semudik,” ucap Jasman.

Pucuak Kampai 12 Nan Dibawuah Inyiak Majolelo dari Alam Surambi Sungai Pagu dan pucuak Kampai Bendang dari Palangai K. Dt. Saridano menyatakan, bahwa gelar Datuak Bandaro Bendang merupakan gelar yang telah lama tenggelam, hari ini dibangkitlan kembali dengan istilah Mambangkik Batang Tarandam. Gelar ini terpakai di Alam Surambi Sungai Pagu dan terpakai juga di Nagari Palangai Banda Sapuluah (Pesisir Selatan).

Turut hadir, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Alwis, Kepala OPD, Jajaran Pemda Solok Selatan, Polsek, Danramil, Pemuka Masyarakat, Tokoh Adat, Alim Ulama, Bundo Kanduang serta awak media. (rel)

Previous articleFadli Zon Yakin Nasrul Abit-Indra Catri Menang. Ini Argumennya…
Next articleDalam Pembentukan Kebijakan Pusat, DPD RI Suarakan Aspirasi Daerah