Plt Wako: 112 P3K Harus Mampu Bawa Perubahan Birokrasi yang Baik

22

Sebanyak 112 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Pemko Padang formasi tahun 2019 akhirnya menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Pemerintah Kota Padang.

SK tersebut diserahkan secara simbolis oleh Plt Wali Kota Padang Hendri Septa didampingi Kepala BKPSDM Suardi di Ruang Serbaguna Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Rabu pagi (03/03/2021).

Sebelum penyerahan SK pengangkatan bagi P3K, Hendri Septa dalam sambutan dan arahannya menyampaikan beberapa hal. Terutama ucapan selamat atas nama Pemko Padang kepada 112 orang yang telah resmi diangkat sebagai P3K di lingkungan Pemko Padang.

“Tentu harapan tercurah kepada bapak ibu dan saudara semua semoga mampu menjalankan amanah dan kewajiban sebagai pelayan publik yang prima di lingkungan Pemko Padang. Bapak ibu merupakan orang pilihan, dari sekian banyak yang mengikuti seleksi P3K kita mampu lulus dan hari ini resmi ditetapkan sebagai P3K,” imbuhnya.

Menurut Hendri, sejatinya dalam rangka meningkatkan pelayanan publik, efisiensi birokrasi dan percepatan pembangunan dibutuhkan kontribusi besar dari sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, yang memiliki kapabilitas dan integritas tinggi untuk siap mengabdikan dirinya bagi kepentingan negara.

“Oleh karena itu, diharapkan bagi P3K agar nantinya mampu dan ikut membawa perubahan birokrasi ke arah yang lebih baik. Tanamkan dalam hati kita bahwa melayani publik atau masyarakat itu merupakan pekerjaan yang mulia. Jadilah pelayan publik yang baik dan mengayomi,” cetus Hendri.

Selain itu, Hendri juga mengingatkan bahwa saat ini tantangan kehidupan dikarenakan pengaruh globalisasi semakin berat. Tidak hanya dari segi teknologi, namun banyaknya inovasi yang terus berkembang menjadi tolok ukur keberhasilan suatu tempat atau daerah dalam mengedepankan efisiensi dan efektivitas. Baik itu pada aspek pelayanan maupun kinerja.

Baca Juga:  Dikemas dengan Nasi Bungkus, Sabu Ditemukan di Parkiran Rutan

“Sekali lagi saya berharap bapak ibu semua bisa beradaptasi dengan cepat dan menunjukkan kinerja yang bagus di instansi kerja masing-masing. Semoga hadirnya kita sebagai P3K akan memperkuat dan meningkatkan kinerja Pemko Padang secara umum,” tukasnya.

Sementara itu Kepala BKPSDM Kota Padang Suardi menerangkan, untuk peserta seleksi pengadaan P3K di lingkungan Pemko Padang formasi 2019 terdiri dari tenaga honorer yang sudah lama mengabdikan dirinya di lingkungan Pemko Padang.

“Peserta yang lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti seleksi kompetensi manajerial, teknis dan sosio kultural sebenarnya berjumlah 151 peserta. Namun yang dinyatakan lulus sebanyak 112 orang, yang hari ini menerima SK pengangkatan sebagai P3K di lingkungan Pemko Padang,” sebutnya.

“Dari 151 peserta yang mengikuti seleksi kompetensi dan wawancara namun yang lulus pada seleksi akhir hanya berjumlah 112 orang. Mereka terbagi mengisi formasi untuk tenaga guru sebanyak 98 orang, penyuluh pertanian 3 orang dan tenaga kesehatan 1 orang,” sambungnya.

Terkait masa kerja bagi P3K di lingkungan Pemko Padang hanya 5 tahun. Yaitu terhitung dengan perjanjian kerja mulai Januari 2021 sampai dengan Desember 2025.

“Untuk status kesejahteran yakni gaji dan tunjangan bagi mereka sama dengan PNS, cuma uang pensiun yang tidak ada. Jadi, jika masa kontrak kerja berakhir, mereka dapat mengikuti tes kembali untuk memperpanjang kontrak sebagai P3K. Dengan catatan tidak melewati batas usia pensiun. Untuk disiplin bagi P3K sama dengan PNS sesuai PP No.53 Tahun 2010,” pungkas Suardi. (rel)

Previous articleMasa Pandemi Covid-19, Momentum Milenial Lakukan Perubahan
Next articleLama Rusak, Warga Minta Jembatan Lubuk Napa Diperbaiki