Hadapi Pilgub Sumbar, Empat Parpol Bentuk Poros Baru

Pertemuan keempat petinggi parpol di Sumbar ini, Sabtu (1/8/2020) sepakat membentuk koalisi baru untuk mengusung calon pada Pilgus Sumbar. (IST)

Teka-teki bakal terbentuknya poros baru calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar 9 Desember 2020 nanti, akhirnya terkuak.

Ini seiring dengan pertemuan empat petinggi partai politik (parpol) di Sumbar yakni Partai Nasdem, Golkar, PDIP, dan PKB, Sabtu malam (01/08/2020) di Hotel Mercure, Padang. Keempat parpol ini sepakat membentuk koalisi pada Pilgub Sumbar nanti.

Pertemuan itu dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Sumbar Khairunnas, Ketua DPW Partai Nasdem Sumbar Hendrajoni, Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt Bangso, dan Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumbar Albert Hendra Lukman.

“Koalisi empat parpol sudah disepakati di Mercure,” ujar sumber Padek.co.

Bahkan hal ini dibenarkan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumbar Afrizal. Afrizal sebelum kesepatan ini dicapai sudah memberi sinyal, bahwa bertemunya empat petinggi parpol itu untuk menyikapi koalisi atau poros baru Pilgub Sumbar 2020.

“Arahnya tentu ke situ karena empat parpol dengan poros baru ini bisa mengusung pasangan calon ke Pilkada Sumbar 2020. Jumlah kursi di DPRD jika empat parpol ini bersatu membuat poros baru 17 kursi,” tutur Afrizal.

Selanjutnya, koalisi akan menyeleksi siapa calon gubernur dan wakil gubernur yang layak diusung nanti. Parpol koalisi akan melakukan penyaringan terhadap calon gubernur dan wakil gubernur. Kemudian membuat sekretariat pendaftaran bagi calon yang akan dibuka hingga 20 Agustus 2020. Selanjutnya, calon terpilih akan didaftarkan ke KPU Sumbar, pada 5 September 2020.

Sosok Fakhrizal
Diberitakan Padek.co, Selasa (28/07/2020) lalu, Ketua DPW Partai Nasdem Sumbar Hendrajoni sudah mengisyaratkan, keinginan Nasdem berkoalisi dengan parpol lain. Waktu itu Bupati Pesisir Selatan ini juga menyinggung soal kekagumannya pada Irjen Pol Fakhrizal yang gagal maju di jalur perseorangan.

Sosok Fakhrizal dilihat sebagai calon yang potensial diusung koalisi Nasdem bersama parpol lain menuju Pilgub Sumbar.

Pilihan terhadap Fakhrizal bukan tanpa sebab. Pasalnya, jenderal bintang dua itu, sudah memiliki pendukung. Modal itu bisa menjadi basis dukungan untuk mengembangkan tambahan pemilih di pilkada nanti jika Fakhrizal maju lewat partai. (bis)