DPR: Industri Hindari PHK, Jangan Sampai Pekerja Kehilangan Hak BPJS

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin. (Foto: Humas DPR RI)

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) diminta agar mengingatkan semua sektor industri agar jangan sampai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) walaupun atas nama bencana virus korona (Covid-19).

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin mendorong saat rapat kerja dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita secara virtual, Senin (6/4).

Di tengah situasi darurat kesehatan Covid-19 ini, kata Elly, jangan sampai para pekerja justru malah kehilangan sumber pendapatan dan kehilangan hak-haknya sebagai peserta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Untuk itu, Elly meminta seluruh sektor industri agar memperhatikan hak-hak serta kebutuhan tenaga kerjanya.

“Saya menyampaikan harapan masyarakat agar jangan sampai ada PHK walaupun atas nama bencana Covid-19. Dalam kondisi seperti ini, justru masyarakat memerlukan banyak kemudahan,” tegasnya.

Politisi Fraksi PPP itu juga menyoroti masih banyak tenaga kerja padat karya di pabrik-pabrik yang kerja bergerombol. Pabrik-pabrik tersebut tidak mengindahkan protokoler penanganan Covid-19, bahkan ada pula yang tidak menggunakan masker.

Terkait itu, Elly meminta Menperin mengawasi pelaksanaan kesehatan dan keselamatan kerja serta melakukan pencegahan penularan Covid-19 di setiap perusahaan yang beroperasi di Indonesia. “Termasuk menyediakan fasilitas pengadaan hand sanitizer dan masker,” tandasnya.

Di sisi lain, Elly mengimbau Kemenperin memberdayakan industri kecil dan menengah (IKM) terutama dalam memenuhi kebutuhan masker nasional. Apalagi dengan adanya physical distancing, IKM pun juga terdampak. “Saat ini, IKM banyak yang tidak bekerja bahkan sampai menutup usaha dan industrinya,” tukasnya.(esg)