Peduli Daerah Tertinggal, Dasril: NA Sosok Pemimpin yang Dibutuhkan

10
Silaturahmi Nasrul Abit dengan masyarakat Kelurahan Teluk Kabung Utara di Rumah Makan Jaso Mande, Rabu (7/10/2020). (IST)

Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Teluk Kabung, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Koto Padang, Dasril Dt Putih, mengatakan masyarakat di kecamatan itu menginginkan Nasrul Abit (NA) menjadi gubernur Sumbar. Ia menyampaikan bahwa masyarakat di sana memilih Nasrul Abit karena wakil gubernur Sumbar itu peduli terhadap daerah tertinggal.

“Perhatian beliau kepada daerah-daerah yang masuk ke dalam kategori tertinggal, dengan berkeliling ke tempat yang belum pernah disinggahi oleh kepala daerah manapun di Sumbar, menyentuh hati dan perasaan masyarakat Bungus. Kepedulian beliau kepada daerah-daerah tertinggal menjadi nilai lebih dibandingkan dengan kandidat lainnya. Karena itu, Pak Nasrul Abit merupakan sosok pemimpin yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sumbar,” tuturnya dalam acara silaturahmi Nasrul Abit dengan masyarakat Kelurahan Teluk Kabung Utara di Rumah Makan Jaso Mande, Rabu (7/10/2020).

Menurut Dasril, karena berpengalaman memimpin daerah selama 20 tahun, Nasrul Abit akan mampu membawa dana-dana pusat ke Sumbar. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur dan ekonomi dapat berjalan dengan baik.

“Pemimpin pemerintah provinsi harus ada hubungan erat dengan pemerintah pusat. Pak Nasrul Abit selama ini dikenal memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah pusat, terlebih Pak Prabowo saat ini sudah menjadi menteri Presiden Jokowi,” ujarnya.

Baca Juga:  3 Poin Penting Kompetensi Pengawas

Selain kepedulian dan prestasi yang telah ditorehkan Nasrul Abit, Dasril menyebut bahwa alasan masyarakat Bungus memilih calon gubernur yang diusung Partai Gerindra itu karena Nasrul Abit berasal dari daerah pesisir. “Jika beliau nanti terpilih sebagai gubernur, mudah-mudahan beliau memperhatikan, tidak saja daerah lain, tapi juga daerah asal beliau,” imbuhnya.

Acara silaturahmi dengan Nasrul Abit itu diikuti tidak lebih dari 50 orang warga. Peserta pertemuan itu juga menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak. (rel)