Demokrat-PKS Berpeluang Koalisi, PPP Siap Usung Kader, Hanura Tambah 11 Calon

238
(Foto: IST)

Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), berpeluang berkoalisi dalam Pilkada Limapuluh Kota 2020 yang tahapannya akan kembali dilanjutkan mulai 15 Juni ini, setelah tiga bulan tertunda akibat pandemi Covid-19. Peluang Partai Demokrat dan PKS untuk berkoalisi ini diakui oleh Ketua DPD PKS Limapuluh Kota Ustad Zukron kepada Padang Ekspres, Jumat (12/6).

Menurut Ustad Zukron, DPD PKS Limapuluh Kota sudah pergi ke DPW PKS Sumbar, untuk membahas kelanjutan Pilkada 2020. Dari pembahasan itu disepakati, PKS Limapuluh Kota akan mengusung kader sendiri sebagai calon wakil bupati (cawabup). “Kami sudah ke DPW, usulkan kader untuk jadi calon wakil bupati. Kader yang diusulkan itu adalah Ustad Wardi Munir,” kata Ustad Zukron.

Anggota DPRD dari Dapil Lareh Sago Halaban, Luak, dan Situjuah Limo Nagari ini menyebut, PKS Limapuluh Kota akan sesegeranya mensosialisasikan Ustad Zukron sebagai calon wakil bupati. “Insya Allah, akan disosialisasi dulu dari partai. Yang jelas, PKS ingin jadi pemenang. Karena tidak bisa mengusung calon sendiri, tentu berkoalisi,” kata Zukron.

Terkait dengan koalisi ini, menurut Zukron, DPD PKS Limapuluh Kota ingin, koalisi yang dibangun PKS di provinsi atau dalam Pilkada Sumbar, sama dengan koalisi untuk Pilkada kabupaten/kota. “Untuk provinsi, PKS kan koalisinya dengan PPP. Kita juga ingin seperti di provinsi. Namun (di PPP Limapuluh Kota-red), belum ada yang nampak. Kita inginnya, mencari kader yang ada partainya. Kemudian, kalau mereka mau (kader partai itu mau maju-red), tentu dilihat juga peluangnya bagaimana,” tukuk Zukron.

Dalam konteks itu pula, menurut Zukron, DPD PKS Limapuluh Kota juga menjalin komunikasi politik dengan Partai Demokrat, termasuk dengan Ketua Partai Demokrat Limapuluh Kota Darman Sahladi yang sejak jauh hari menyatakan siap maju sebagai calon bupati. “Kita, sedang komunikasi dengan Darman Sahladi,” kata Zukron.

Sementara itu, Darman Sahladi yang dikonfirmasi secara terpisah mengakui, jika Partai Demokrat terus membangun komunikasi politik untuk membahas arah Pilkada 2020 dengan lintas parpol. “Ancang-ancang koalisi terus kita bangun, namun belum ada yang final,” kata Ladi, panggilan akrab Darman Sahladi.

Mantan Ketua DPRD Limapuluh Kota yang sudah dua periode duduk menjadi anggota DPRD Sumbar ini menyebut, Partai Demokrat Limapuluh Kota saat ini sedang berkonsentrasi menunggu diundangkanya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan Pilkada 2020, mulai dari 15 Juni hingga pemungutan suara 9 Desember nanti.

“Sambil menunggu PKPU diundangkan, proses penyaringan calon yang sudah dilakukan DPC Partai Demokrat Limapuluh Kota, tetap dilanjutkan. Nama-nama calon yang mendaftar, sudah kita teruskan ke DPD Demokrat Sumbar. Insya Allah, dalam waktu minggu depan, surat terbit Surat Tugas dari DPP Partai Demokrat, untuk calon yang direkomendasikan,” kata Darman Sahladi.

Sekadar mengingatkan, ada lima kandidat bupati dan wakil bupati yang namanya diteruskan DPC Partai Demokrat Limapuluh Kota ke DPD Partai Demokrat Sumbar. Yakni, Darman Sahladi sendiri. Kemudian, bupati incumbent Irfendi Arbi, Ketua DPP PPP Limapuluh Kota drh Harmen, pengacara Yosi Danti, serta bos biro haji dan umrah Rizki Kurniawan Nakasri.

Nanti, dari lima itu akan keluar surat tugas dari DPP Partai Demokrat? “Saya belum bisa pastikan juga, apakah dalam surat tugas itu nantinya, saya yang ditugaskan oleh DPP Partai Demokrat atau empat kandidat lain. Yang jelas, saya pribadi, siap untuk maju dalam Pilkada. Meski tahapan pilkada sempat terhenti, tapi sosialiasi tetap kita lakukan. Sebagai anggota DPRD Sumbar, kita juga membagikan sembako dan APD pada saat penerapan PSBB lalu,” ujar Darman Sahladi.

Disisi lain, Ketua DPC PPP Limapuluh Kota drh Harmen menyebut, PPP masih menunggu PKPU tentang tahapan Pilkada 2020 diundangkan. “Setelah jelas tahapan program, dan jadwal penyelenggaraan Pilkada 2020 mulai dari 15 Juni hingga 9 Desember 2020 itu, PPP akan tentu akan menentukan sikap. Yang jelas, dalam bentuk kontribusi positif untuk Limapuluh kota ke depan, PPP siap mengusung kader sendiri, baik sebagai calon bupati maupun sebagai calon wakil bupati,” kata drh Harmen.

Sementara itu, pengurus Partai Hanura Limapuluh Kota Irwandi yang dihubungi secara terpisah, menyebut, bahwa Partai Hanura Limapuluh Kota masih menunggu sinyal atau keputusan dari DPP Partai Hanura di Jakarta, tentang siap calon yang akan diusung dalam Pilkada Limapuluh Kota 2020 di tengah pandemi Covid-19. Yang jelas, menurut Irwandi, ada perkembangan baru di Partai Hanura.

Jika sebelumnya, Partai Hanura melalui DPP di Jakarta, sudah memberikan surat tugas kepada mantan wakil bupati Asyirwan Yunus, untuk mencari calon wakil bupati dan hasil survei Pilkada. Maka kini, Partai Hanura juga menambah 12 namanya lain sebagai kandidat bupati dan wakil bupati Limapuluh Kota di luar nama Asyirwan Yunus. “Di luar Bang Asyirwan, ada 11 nama lagi. Itu yang sedang kami tunggu,” kata Irwandi yang mantan Komisioner KPU Limapuluh Kota.

Adapun 12 nama itu, menurut Irwandi adalah Yuni Hermon, Darman Sahladi, Muhammad Rahmad, Asyirwan Yunus, Yossi Danti, Rifayendi, Zulkifli Dt Rajo Mangkuto, Chandra, Deni Asra, Irfendi Arbi, dan Harmen. “Mereka ini adalah bacalon yang hadir konvensi Partai Hanura. Kemudia, ada juga dua bacalon yang tidak hadir dalam konvensi, yakni Ilson Cong dan Hikmat Israr. Ke-12 nama inilah yang sedang kami tunggu dari DPP,” pungkas Irwandi. (frv)