Kader Demokrat Makin Agresif Lawan Korona sampai ke Kompleks

Kader Partai Demokrat Sumbar semakin agresif melakukan penyemprotan disinfektan hingga ke kompleks-kompleks perumahan menyusul terus bertambahnya pasien positif terinfeksi virus korona (Covid-19).

Aksi bertajuk Demokrat Lawan Korona itu dilakukan hingga ke kompleks-kompleks perumahan. Seperti dilakukan kader Demokrat di Padang sejak Kamis hingga Minggu (11/4).

Aksi dilakukan dengan mengerahkan empat unit mobil yang masing-masing membawa mesin penyemprot disinfektam. “Kita lakukan hingga akhir  April 2020,” ujar Ketua DPD Demokrat Sumbar, Mulyadi.

Menurut Anggota Komisi Hukum DPR RI itu, penyemprotan dengan mesin bisa berlangsung lebih cepat, dan  cakupan lebih luas. Bisa minimal 10 perumahan setiap harinya.

“Selain menyemprot masjid, kantor pemerintahan dan bagian depan semua rumah penduduk, tim kita kadang juga sampai masuk ke rumah warga-warga di kelurahan sudah masuk zona merah,” kata Mulyadi.

Zulfahmi, Kordinator Aksi Lawan Korona menambahkan, hingga Minggu (12/4) saja telah puluhan kompleks perumahan masyarakat di tiga kecamatan yang dilakukan penyemprotan disinfektan oleh Tim Demokrat Peduli.

Seperti di Kecamatan Kuranji, Kecamatan Koto Tangah dan Kecamatan Pauh Padang. “Teruskan penyemprotan ini di Kota Padang Pak Mul, masyarakat sangat membutuhkan, supaya virus habis dibasmi,” kata Amran, 52, warga Perumahan Gunung Sariak, Pauh.

Masyarakat sangat antusias merepons  aksi penyemprotan disinfektan Tim Demokrat Peduli ini. Seperti di Kecamatan Koto Tangah, masyarakat berharap dapat ada penyemprotan ulang pada beberapa perumahan.

“Kami sangat berterima kasih atas Aksi Lawan Korona ini, semoga Pak Mul dapat meneruskan penyemprotan ini untuk membasmi virus Covid ,” kata Yalmi Busriani.

Menurut Zulfahmi, dalam pelaksanaannya aksi ini bekerja sama dengan relawan Mulyadi Peduli seperti Tim Sekoci Mulyadi, Pejuang Mulyadi dan DPC Demokrat Kota Padang.

“Banyak permintaan masyarakat lewat telepon mengharapkan penyemprotan. Ini kami tampung dan disesuaikan dengan jadual kecamatan yang telah disusun Tim Mulyadi Peduli,” kata Zulfahmi.(rel/esg)