Mantan Pejabat Tahu Mana yang Pantas Memimpin Provinsi Sumbar

107
Pilkada Serentak 2020 tanggal 9 Desember akan menentukan nasib baik Sumatera Barat lima tahun mendatang.

Ada dua persoalan di Sumbar. Pertama, terbengkalainya pembangunan infrastruktur. Kedua, masalah ekonomi kerakyatan. Dua aspek itu memang figur Nasrul Abit lah yang memenuhi standar itu.

Penilaian itu disampaikan oleh Edward Inmusman, salah seorang pensiunan aparatur sipil negara (ASN), Senin (12/10).

Menurut mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Padang itu, Nasrul Abit telah menjadi wakil dari Irwan Prayitno selama lima tahun, tentunya mengetahui detail program yang dibuat sebelumnya. Ia mengatakan bahwa program-program Pemprov Sumbar yang telah berjalan bisa diteruskan oleh pasangan NA-IC. Dengan begitu, tidak akan lagi ditemukan proyek pembangunan yang mangkrak karena tidak dilanjutkan oleh gubernur terpilih.

“Tentu beliau lebih mengerti dengan persoalan Sumbar. Ibarat kuda berlari, tidak perlu lagi dilatih, tetapi dia sudah siap tempur,” ucapnya.

Jika pembangunan infrastruktur dan pemulihan ekonomi kerakyatan bisa terlaksana, mantan Camat Bayang itu optimistis Sumbar bisa menyaingi provinsi lain di Sumatera yang perkembangannya jauh melampaui Sumbar.

“Kalau dua aspek ini telah terpenuhi, saya rasa Sumbar bisa menyamai daerah-daerah lain di Pulau Sumatera. Makanya, Pak Nasrul Abit lah yang pantas memimpin Sumbar ke depan,” tutur Edward.

Baca Juga:  Social Safety Net, Cara Mualim Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19 

Dukungan terhadap calon Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dan Indra Catri (NA-IC), memang terus mengalir dari masyarakat. Edward yakin dengan keputusannya. Ia mengungkapkan, keputusannya mendukung pasangan calon gubernur yang diusung Partai Gerindra dan didukung Partai Gelora itu karena NA-IC adalah pasangan yang komplit.

Nasrul Abit, birokrat yang telah 20 tahun menjadi pemimpin daerah, dan Indra Catri yang seorang teknorat, merupakan perpaduan yang sangat ideal bagi Edward. Ia yakin bahwa pasangan itu mampu menjawab tantangan Sumbar ke depan.

Mantan anggota Dewan Pengawas PDAM Kota Padang itu berharap masyarakat Sumbar di 19 kabupaten/kota mendukung NA-IC dengan datang ke TPS mencoblos nomor urut 2 pada 9 Desember 2020. (*)