Menangkan NA-IC, Gerindra Padang Target Dua Kali Lipat Suara Pileg

Bendahara DPC Gerindra Kota Padang, Mastilizal Aye, bertekad kembali mengulang torehan manis sebagai partai pemenang Pileg 2019 di Pilgub Sumbar 9 Desember mendatang. Pada Pilgub Sumbar kali ini Gerindra mengusung Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC) sebagai calon gubernur dan wakil gubernur.

 

“Apa yang dilakukan oleh kader-kader Gerindra Kota Padang sewaktu Pileg 2019 akan dilakukan juga oleh mereka pada Pilgub Sumbar. Mereka akan mempromosikan program-program NA-IC kepada masyarakat Kota Padang,” ujar Aye pada Selasa (15/09/2020).

 

Aye menjelaskan, pada Pileg 2019 lalu, Kota Padang merupakan salah satu basis pemenangan Partai Gerindra Sumbar. Pada waktu itu Kota Padang menyumbangkan 96.748 suara untuk Gerindra. Dari perolehan suara itu, Gerindra meraih 11 kursi di DPRD Padang dari lima daerah pemilihan.

 

Menurutnya, dengan hanya diusung oleh satu partai, pasangan NA-IC jika terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur, akan lebih menguntungkan bagi masyarakat Sumbar. Setiap kebijakan yang mereka ambil tidak akan banyak mendapat hambatan.

 

“Di DPRD Sumbar, kader Gerindra menjadi ketua. Jika NA-IC menjadi gubernur dan wakil gubernur, tentu akan lebih mudah berkoordinasi dengan DPRD Sumbar,” kata anggota DPRD dari Dapil Padang 5 itu.

 

Aye menilai bahwa dari empat pasangan calon (paslon) Pilgub Sumbar 2020, NA-IC merupakan duet yang saling melengkapi karena keduanya pernah menjabat sebagai bupati dua periode. Karena itu, ia melihat NA-IC merupakan paslon yang mendekati sempurna.

Baca Juga:  Lanyalla Ingatkan Potensi Pelanggaran Pilkada di Tengah Pandemi

 

Disebutkan, Nasrul Abit merupakan birokrat senior yang memulai karir dari wakil bupati Pesisir Selatan satu periode, bupati Pesisir Selatan dua periode, dan wakil gubernur Sumbar.

 

Kemudian, Indra Catri juga birokrat tulen. Ia telah mengabdikan diri selama 25 tahun sebagai ASN di Kota Padang dengan berbagai jabatan, mulai dari kepala seksi hingga kepala dinas. Setelah itu, ia menjabat bupati Agam dua periode.

 

Dengan prestasi yang sudah ditorehkan NA-IC, Aye meyakini DPC Gerindra Padang tidak akan sulit mengkampanyekan paslon pilihan Prabowo itu untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat Padang.

 

Lalu katanya, kepemimpinan NA-IC juga telah dirasakan masyarakat Kota Padang. Keduanya telah berpengalaman dan berhasil melaksanakan tugas pemerintahan di Kota Padang, kabupaten lain dan Sumatera Barat.

 

“Sewaktu Pileg semua caleg menjual namanya masing-masing. Ada ratusan caleg. Karena pada Pilgub Sumbar hanya ada empat pasangan calon, kita bisa lebih fokus menjual NA-IC,” ucap ketua fraksi Gerindra di DPRD Padang itu.

 

Berdasarkan data KPU Kota Padang, terdapat 653.571 pemilih untuk pemilihan kepala daerah yang digelar pada 9 Desember 2020. Dari jumlah data pemilih yang sudah dimutakhirkan itu, DPC Gerindra Kota Padang, kata Aye, menargetkan perolehan suara NA-IC dua kali lipat dari perolehan suara pada Pileg (*)