Pengadaan APD Untuk Pilkada 2020, Semua dari Pemerintah Pusat

42

Pengadaan alat pelindung diri (APD) untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 di Provinsi Sumbar, masih menunggu hasil bahasan Komisi II DPR RI.

“Sampai Rabu malam (17/6/2020) informasinya APD masih dianggarkan dari pemerintah pusat melalui APBN. Tapi kita masih menunggu finalnya,” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Kamis (18/6/2020) di Aula Kantor Gubernur Sumbar.

Untuk mengantisipasi jika APD untuk Pilkada 2020 dari pemerintah pusat ini belum datang, maka BPBD Sumbar yang akan meminjamkan sementara APD untuk pilkada.

Awalnya KPU Sumbar hanya meminjam APD untuk penyelenggaraan dua daerah, Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Solok Selatan.

Sementara daerah lain, APD akan dikirimkan oleh pemerintah pusat. Namun, hingga tahapan Pilkada dimulai 15 Juni 2020, APD dari pemerintah pusat itu belum juga datang.

“Kalau belum datang, maka BPBD Provinsi Sumbar nantinya akan meminjamkan sementara (APD-red). Awalnya hanya untuk Kabupaten Solsel dan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Tapi tahapan Pilkada tanggal 15 Juni sampai tanggal 22, kan sudah lewat, karena itu, untuk  daerah lain dan tahapan lainnya, juga memakai APD pinjaman nantinya,” ujar Irwan.

Irwan mengatakan, Pemprov Sumbar memiliki stok APD lengkap untuk mencukupi kebutuhan hingga Desember 2020 nanti. Sebagian dari APD nantinya bisa dipinjamkan kepada KPU Sumbar. Namun, karena pandemi Covid-19 masih berlangsung, maka APD yang dipinjamkan tersebut akan dikembalikan untuk kebutuhan petugas medis. (hsn)