SMRC: Anies-AHY Berpotensi Menang jika Prabowo Berpasangan dengan Puan

120

Untuk menjadi calon presiden, Puan Maharani tidak kompetitif. Alternatifnya ia menjadi calon wakil presiden. Tapi kalau dipasangkan sebagai calon wakil presiden dengan calon presiden paling kompetitif sekalipun, Puan cenderung memperlemah pasangannya.

Demikian hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk “Kekuatan Calon Pasangan Capres Cawapres 2024” yang ditayangkan melalui program ‘Bedah Politik bersama Saiful Mujani’ di kanal YouTube SMRC TV pada Kamis, 22 September 2022.

Hasil survei yang dipresentasikan pendiri SMRC, Prof. Saiful Mujani, itu menunjukkan bahwa jika pemilihan presiden hanya diikuti tiga nama: Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Puan Maharani, Prabowo mendapatkan 40,2 persen suara, Anies 27,5 persen, dan Puan 7,8 persen. Ini menunjukkan, jelas Saiful, dilihat dari preferensi pemilih, Puan tidak kompetitif untuk menjadi presiden.

Bila pasangan calon presiden hanya dua, dan Puan Maharani dipasangkan dengan calon presiden paling kuat setelah Ganjar Pranowo, yakni Prabowo Subianto, melawan pasangan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (Anies-AHY), maka persaingan sangat ketat.

Baca Juga:  Terungkap! Enam Pemicu Maraknya Pelanggaran Netralitas ASN pada Pemilu

“Prabowo mengalami pelemahan dan Anies mengalami penguatan secara sangat signifikan setelah Puan pindah dari Anies ke Prabowo. Prabowo-Puan 38 persen, Anies-AHY 36,5 persen. Padahal ketika tiga pasangan Prabowo 41,7% dan Anies-Puan hanya 26,5%,” ungkap Saiful.