Bawaslu Pessel Gelar Rakor Pengelolaan Layanan Hukum Secara Daring

42
Kepala Sekretariat Bawaslu Pessel, Rinaldi saat menyampaikan sambutan.(IST)

Guna menjawab harapan masyarakat dalam mewujudkan pemilihan umum (Pemilu) yang berkualitas, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) gelar rapat koordinasi (rakor) terkait produk hukum kepemiluan dan tata cara pemberian bantuan hukum.

Kegiatan yang digelar secara daring dan luring di Media Center Sekretariat Bawaslu Pessel itu, dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Pessel, Erman Wadison, Kamis (23/6).

Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh anggota Bawaslu Pessel, Kepala Sekretariat, Rinaldi, dan seluruh jajaran sekretariat secara luring.

Melalui daring itu juga turut berpartisipasi mantan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 se Kabupaten Pesisir Selatan.

Dalam sambutan, Erman Wadison menyampaikan bahwa kegiatan itu merupakan upaya yang dilakukan oleh Bawaslu Pessel untuk mensosialisasikan produk hukum.

Secara estafet juga disampaikan kepada masyarakat oleh mantan anggota Panwascam Pilkada Tahun 2020 di wilayah kecamatan masing-masing.

Secara teknis, Yani Rahmasari selaku Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Pessel menjabarkan terkait bantuan hukum oleh Bawaslu diatur dalam Peraturan Bawaslu Nomor 26 Tahun 2018 tentang tata cara pemberian bantuan hukum dilingkungan Bawaslu dalam Pemilihan Umum.

Baca Juga:  Syukuran dan Deklarasi Partai Masyumi Sumbar dari Rumah Kelahiran M Natsir

“Bantuan hukum tersebut meliputi Perkara Perdata, Perkara Pidana, Perkara Tata Usaha Negara, Perkara Kode Etik, Pengaduan Hukum, Konsultasi Hukum, Alternatif Penyelesaian Sengketa, dan Permasalahan Lainnya yang melibatkan Bawaslu,” jelas Yani.

Yani Rahmasari menambahkan bahwa bantuan hukum ini juga berlaku untuk jajaran pengawas pemilihan umum tingkat kecamatan, kelurahan/ desa/ sebutan lain, dan pengawas TPS.

Rinaldi selaku ketua panitia acara menyebutkan bahwa kegiatan itu merupakan alarm bagi mantan panwascam bahwa tahapan Pemilu tahun 2024 telah dimulai.

“Alhamdullillah animo mantan Panwascam kita sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini,” timpal Rinaldi pula. (yon)