Verry Bantah Petinggi PORBBI Sumbar Bertemu Audy

265
Ketua PORBBI Sumbar Verry Mulyadi (baju krem) saat alek buru babi di Sumbar beberapa waktu lalu

Ketua Persatuan Olahraga Berburu Babi Indonesia (PORBBI) Sumbar Verry Mulyadi menyayangkan adanya satu postingan di akun facebook J-q Nando yang menulis Calon Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy bersilaturahmi dengan petinggi PORBBI Sumbar di Lintau Buo, Kabupaten Tanahdatar beberapa hari lalu. Dia menegaskan, tak satupun petinggi PORBBI Sumbar hadir pada acara itu.

“Kami menyayangkan ada akun FB yang mencatut dan mengatasnamakan petinggi PORBBI Sumbar badir di acara, bahkan seperti diarahkan mendukung Audy Joinaldy. Bahkan, Audy kami duga menyusup hadir atas undangan personal di acara berburu di Lintau Buo itu,” kata Verry Mulyadi dalam keterangan persnya, Kamis (24/9/2020).

Verry Mulyadi menegaskan, PORBBI tidak ikut dalam politik praktis apalagi dukung mendukung dalam Pilkada serentak 2020 ini. Kalaupun ada yang terindikasi mendukung, itu adalah hak konstitusional pribadi sebagai anggota, bukan organisasi. PORBBi Sumbar tidak pernah mendukung acara di Lintau tersebut, apalagi dikaitkan dengan dukungan kepada calon-calon tertentu.

“Kami tegaskan, tidak ada satupun petinggi PORBBI Sumbar hadir di sana. Apalagi kami lihat, yang ada di facebook itu di-share kemana-mana oleh akun tersebut. Kami minta yang bersangkutan segera menghapus kata-kata PORBBI Sumbar,” tegas Verry Mulyadi.

Baca Juga:  Rekapitulasi DPT Pilkada 2020, Jumlah Pemilih Susut 7 Juta

Dia mengatakan, statemen itu adalah sebagai klarifikasi juga atas apa yang direlis atau diunggah dalam akun facebook itu. Agar tak ada yang beranggapan ada pengurus yang bermain. “Kalau kami tak segera klarifikasi, akan berlarut-larut nantinya. Karena itu kami tak ingin hal ini terjadi lagi pada acara-acara berburu yang digagas PORBBI Sumbar,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas PORRBI Sumbar Roby Orlando sepakat dengan hal yang disampaikan Ketua Umum PORBBI Sumbar Verry Mulyadi.

Menurutnya pengurus atau anggota sah saja menggunakan hak pilih mendukung salah satu paslon. Namun jangan memanfaatkan nama organisasi untuk kepentingan paslon yang didukung.

“Menjual nama organisasi untuk kepentingan politik adalah kesalahan besar. PORBBI Sumbar tidak pernah terlibat politik apalagi menyatakan mendukung paslon tertentu,” pungkasnya. (wni)