Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024, Bawaslu Sumbar Gandeng JPS dan PGRI

20

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai lembaga yang bertugas dalam pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu) membutuhkan pihak lain dalam melakukan pengawasan untuk mewujudkan pemilu yang berkeadilan.

Bawaslu juga bertanggungjawab dalam memberikan pendidikan politik bagi masyarakat untuk memperkuat pengawasan pemilu, khususnya pada Pemilu 2024 yang akan datang.

Untuk itu Bawaslu Sumbar berusaha menjalin kerja sama dengan berbagai kalangan, termasuk kalangan profesi untuk melakukan pengawasan pemilu.

Mengkonkretkan itu, Bawaslu Sumbar melakukan kerja sama dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) bersama Jaringan Pemred Sumbar (JPS) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumbar.

Kegiatan itu dirangkai Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Kalangan Profesi, Sabtu (26/2) di The ZHM Premier Hotel, Padang.

Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen menyampaikan bahwa kerja sama dengan JPS dan PGRI dalam upaya membangun kolaborasi untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024, baik dari sisi penyelenggaraan maupun pengawasan.

“Karena itu, kami dari Bawaslu Sumbar melibatkan banyak stakeholder untuk kesuksesan pesta demokrasi ini. Tidak hanya dengan PGRI dan JPS, sebelumnya kami juga telah melakukan MoU dengan beberapa perguruan tinggi di Sumbar,” kata Surya Efitrimen.

Dalam upaya memasifkan gerakan pengawasan, lanjut Surya, Bawaslu Sumbar juga mempersiapkan pelatihan pengawasan partisipatif di kalangan pelajar di sejumlah kabupaten dan kota.

Baca Juga:  Deklarasi Prabowo Presiden Bergema dari Sumbar hingga Tangerang Raya

“Kita berharap, setelah di tingkat provinsi, ke depan Bawaslu kabupaten dan kota meneruskannya dengan stakeholder setempat. Bawaslu mesti melibatkan banyak pihak dalam melakukan pengawasan demi terwujudnya asas pemilu yang jujur dan berkeadilan,” ungkap Surya Efitrimen.

Ketua PGRI Sumbar, Darmalis sangat mengapresiasi Bawaslu Sumbar yang melibatkan PGRI dalam pengawasan partisipatif pelaksanaan Pemilu 2024.

“Bagi kami di PGRI, ini penghormatan yang luar biasa dari Bawaslu Sumbar karena dari pengalaman kami selama ini banyak guru yang terlibat langsung sebagai penyelenggara pemilu, khususnya di tingkat TPS. Dengan kerja sama ini, akan semakin memperkuat komitmen kami dalam menyukseskan Pemilu 2024,” ujar Darmalis.

Sementara itu dari JPS, Isa Kurniawan menyampaikan bahwa JPS yang merupakan wadah berkumpulnya para pemimpin redaksi (pemred) media cetak, elektronik dan online. Organisasi berhimpunnya orang-orang yang bertanggungjawab terhadap pemberitaan di media yang dipimpinnya.

“Sebagai orang media, pengawasan terhadap semua kegiatan kemasyarakatan dan pemerintahan, sudah bagian dari tanggungjawab dan tugas kami. Apalagi dengan adanya MoU ini, tentu akan lebih memperkuat komitmen kami dalam pengawasan dan mengungkap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi demi suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi 2024 ini,” ucap Isa.(idr)