Hendrajoni-Hamdanus Resmi Maju di Pessel

239
Hendrajoni dan Hamdanus memperlihatkan SK dukungan dari Partai Nasdem dan PKS untuk maju di Pilkada Pesisir Selatan, kemarin (25/8). (IST)

Terjawab sudah siapa pasangan calon bupati Pesisir Selatan (Pessel) incumbent, Hendrajoni. Bupati berhasil mendatangkan dana dari pusat untuk pembangunan Pessel mencapai Rp 4 triliun lebih ini, menjatuhkan pilihan kepada politisi muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hamdanus untuk maju di Pilkada Pessel Desember mendatang. Keduanya didukung Partai Nasdem dan PKS.

Surat keputusan (SK) dukungan kedua parpol tersebut sudah dikantongi Hendrajoni dan Hamdanus. Kemarin (25/8), Hendrajoni memperlihatkan SK penunjukan sebagai calon Bupati Pessel dari DPP Nasdem. Begitu pula Hamdanus, juga sudah mengantongi SK dari DPP PKS untuk berpasangan dengan Hendrajoni sebagai calon Wakil Bupati Pessel.

”Kita perlu membangun karakter masyarakat Pesisir Selatan. Hamdanus adalah sosok yang cocok melakukan itu,” terang Hendrajoni didampingi Hamdanus beserta sejumlah pendukungnya di Padang, kemarin (25/8).

Sebetulnya keputusan Hendrajoni terhadap Hamdanus sudah santer terdengar jauh-jauh hari. Dalam banyak kesempatan, Hendrajoni dengan gamblang menyebutkan siapa yang akan menjadi pendampingnya untuk maju di periode keduanya. Awal mula, Hendrajoni menyebut sosok muda yang religius sebagai pendampingnya. Akhirnya, sosok itu mengarah kepada Hamdanus.

”Saya memilih Hamdanus, karena sosoknya religius dan dikenal sebagai buya. Bahkan, latar belakangan pendidikannya juga perguruan tinggi keagamaan,” terang Hendrajoni. Hamdanus yang juga anggota DPRD Sumbar itu, juga dikenal energik dan memiliki wawasan luas.

Di periode pertamanya memimpin Pessel, mantan Kanit II Subdit V Bareskrim Narkoba Mabes Polri ini berhasil membangun Pessel. Seluruh pasar tradisional sukses dimodernisasi. Begitu pula bangunan puskesmas, objek-objek wisata seperti Mandeh dn lainnya, semakin tacelak.

Di masa kepemimpinan Hendrajoni pula, laporan keuangan Pessel selalu diganjar opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Begitu pula, Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pessel nilainya B. Untuk sektor pendidikan, Hendrajoni juga berhasil peringkat Pessel menjadi nomor enam di Sumbar. Begitu pula, keberhasilan Pessel menyabet Piala Adipura, serta sejumlah keberhasilan lainnya.

Baca Juga:  Syukuran dan Deklarasi Partai Masyumi Sumbar dari Rumah Kelahiran M Natsir

Namun di balik keberhasilan itu, Hendrajoni merasa risau melihat moral dan akhlak masyarakat. Menurut dia, pembangunan fisik mesti diseimbangkan dengan pembangunan akhlak dan pembentukan karakter.

Di sinilah dia melihat, Hamdanus sosok yang tepat untuk mendampinginya untuk membangun Pessel yang seimbang. Sebagai politis PKS yang merupakan partai Islam, Hamdanus yang duduk di Komisi V DPRD Sumbar memang giat dalam pembagunan pendidikan, sosial dan keagamaan.

Di periode keduanya, Hendrajoni ingin memperhatikan pendidikan dan pembangun moral dan ahklak. Pembangunan moral dan ahklak itu mesti dimulai dari pendidikan di jenjang yang paling dasar. Dia ingin anak-anak Pessel menjadi generasi yang religius, penghafal Al Quran dan memiliki pondasi akhlak yang kuat.

”Niat saya ingin berbakti secara utuh untuk kampung halaman. Pembangunan infrastruktur menjadi bagian saya. Hamdanus akan membangun bagian karakter dan ahklak,” ucap Hendrajoni.

Hamdanus menyambut antusias pinangan Hendrajoni untuk mendampinginya memimpin Pessel lima tahun ke depan. ”Apa yang disampaikan Bapak Bupati tentang pembangunan ahklak adalah apa yang kita perjuangkan selama ini,” ucap Hamdanus.

Dengan visi dan apa yang telah dilakukan Hendrajoni selama ini untuk Pessel, menurut dia, bukti bahwa Hendrajoni tidak hanya seorang politisi, tapi juga seorang negarawan. Hendrajoni dalam memimpin daerah memperhatikan segala hal. Memperhatikan pembangunan daerah dan manusianya. (rdo)