Kasus OTT Edhy Prabowo Dinilai Berpengaruh ke Cagub Gerindra 

121

Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, Rabu (25/11/2020). Edhy diduga terlibat korupsi ekspor benih lobster.

Selain mantan wakil ketua umum Partai Gerindra itu, KPK juga mengamankan belasan pihak lain termasuk istri Edhy, Iis Rosita Dewi, jajaran pegawai dan pejabat KKP, serta pihak swasta yang diduga sebagai penyuap.

OTT Edhy Prabowo oleh KPK tersebut, menurut Pengamat Politik dari Universitas Andalas (Unand) Edi Indrizal, akan berpengaruh terhadap calon yang diusung Gerindra di Pilkada Serentak 2020, termasuk di Sumbar.

“Sedikit banyak tentu akan berpengaruh pada kontestasi Pilkada 2020. Khususnya di pemilihan gubernur dan wakil gubernur, termasuk di Sumbar” kata Edi di Padang, Kamis (26/11/2020).

Menurut Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unand ini, Edhy Prabowo terjaring OTT KPK itu dinilainya akan berefek terhadap suara paslon gubernur dan wakil gubernur yang diusung Partai Gerindra

“Terutama paslon gubernur dan wakil gubernur yang diusung secara tunggal oleh Partai Gerindra. Kalau pilbup atau pilwako saya rasa tidak begitu berpengaruh karena tidak diusung secara tunggal oleh satu partai,” ujar Edi.

Baca Juga:  Isu Politik di Bukittinggi: Marfendi Temui Ramlan, Erman Safar ke Irwandi

Edi mengatakan, kasus dugaan korupsi Edhy Prabowo akan terus disorot hingga pelaksanaan Pilkada 2020 pada 9 Desember mendatang. Kondisi itu, menurutnya, berpotensi menggerus suara paslon gubernur dan wakil gubernur yang diusung Partai Gerindra.

Pasalnya, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap paslon gubernur dan wakil gubernur yang diusung Partai Gerindra perlahan-lahan bakal menurun.

“Di sisi lain, paslon lain akan mendapat positivity effect electoral dengan adanya kasus dugaan korupsi Edhy Prabowo ini,” sebut Peneliti dan Korwil Indikator Politik Indonesia Sumbar, Riau, Jambi, Kepri ini.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar yang diusung Partai Gerindra, Supardi ketika dikonfirmasi menegaskan, kasus Edhy Prabowo tidak akan berpengaruh pada elektabilitas paslon gubernur dan wakil gubernur Sumbar dari Partai Gerindra.

“Sebab kini masyarakat itu memilih sosok, memilih person. Bukan dari partai pengusung. Yang dipilih masyarakat itu kan personal. Jadi kita opitimis menang dan kasus Edhy Prabowo ngga pengaruh ke elektabilitas paslon yang kita usung,” ujar Supardi yakin. (idr)