Interupsi! Potong Gaji Anggota DPR untuk Rakyat Hadapi Covid-19

Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin usulkan potong gaji wakil rakyat dalam rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan III, di Senayan, Jakarta, Senin (30/3). (Foto: Humas DPR RI)

Sejumlah anggota DPR RI mengusulkan wakil rakyat gotong-royong menyisihkan gajinya untuk membantu penanggulangan virus korona (Covid-19).

Langkah tersebut perlu diambil karena jumlah kasus positif Covid-19 semakin meningkat. Jumlah pasien positif Covid-19 hingga Senin (30/3) sudah menembus angka 1.414 orang dan pasien meninggal mencapai 122 orang.

Hal itu disampaikan anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin dalam rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2019-2020.

“Saya berharap kita mempunyai solidaritas nasional, sosial untuk menghadapi masalah-masalah sulit ini yang kita tidak bisa prediksi sampai kapan ini akan berakhir,” kata Nurul di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (30/3).

Sesuai protokol darurat pencegahan Covid-19 dan imbauan physical distancing, rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Wakil Ketua M. Azis Syamsuddin, Rachmat Gobel dan Muhaimin Iskandar itu, digelar secara virtual. Rapat dihadiri 45 anggota DPR secara fisik dan 297 hadir melalui sambungan online.

Nurul mengajak seluruh anggota dewan berpartisipasi memerangi pandemi Covid-19. “Secara pribadi, saya ingin mengetuk rekan-rekan semua bagaimana kalau kita bersama-sama dalam situasi sulit ini, memberikan gaji kita paling tidak setengahnya, untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan di masa prihatin seperti ini,” ujar politisi Fraksi Golkar ini.

Usulan tersebut kemudian disambut baik oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa. Dia mengusulkan pimpinan DPR RI untuk diteruskan kepada setiap fraksi agar mengambil kebijakan pemotongan gaji anggota dewan terhitung April 2020.

“Ini penting sebagai bentuk semangat gotong-royong dan kepedulian kita terhadap wabah yang sedang kita hadapi. Kami usul nanti pimpinan DPR inisiasi pemotongan gaji anggota DPR per bulan April ini,” ungkap politisi Fraksi Partai NasDem ini saat menyampaikan interupsinya.

Senada, anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan bahwa sebagai bentuk perlindungan sosial, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) bersedia memberikan sebagian gaji untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.
Selain itu, pihaknya juga akan memberikan dukungan legitimasi kepada pemerintah terkait penanggulangan wabah Covid-19.

“Di situasi yang sulit seperti ini, tentu semua fraksi akan memberikan dukungan, bahwa kita sepakat memberikan sebagian gaji untuk masyarakat terdampak Covid–19, bagaimana DPR juga bisa melakukan social safety net, baik untuk konstituennya sendiri maupun masyarakat luas. Terpenting, setelah pembukaan ini, Fraksi PKB mendukung langkah-langkah pemerintah. Regulasi apa yang dibutuhkan kita dukung,” imbuhnya.

Menanggapi usulan tersebut, Puan sebagai pimpinan rapat paripurna langsung merespons. Menurutnya, usulan itu akan diserahkan ke fraksi masing-masing.
“Usulan tersebut akan ditindaklanjuti oleh fraksi masing-masing,” ujar politisi PDI-Perjuangan itu.(rel/esg)