Kaukus Perempuan Parlemen Dikukuhkan, tak Tabu Bersaing dengan Pria

76

Anggota DPRD perempuan lintas partai yang tergabung pada Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) Wilayah Sumbar dikukuhkan Sekjen KPPRI Luluk Nur Hamidah didampingi Bendahara KPPRI Nevi Zuairina dan pengurus KPPRI Lisda Hendrajoni, disaksikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, di Auditorium Istana Gubernuran Sumbar, Minggu (31/1/2021).

Bendahara DPP KPPRI Nevi Zuairina menegaskan bahwa peran KPPRI sangat strategis bagi masa depan politik kaum perempuan.

“Sangat strategis sekaligus menjadi kampanye politik bahwa kaum perempuan tidak tabu berebut suara dengan kaum pria dalam ajang pemilu maupun pilkada,” ujar Nevi Zuairina.

Meski semangat KPPRI adalah forum sialturahim, tapi perempuan punya peran strategis dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat khususnya kaum perempuan.

“Wakil rakyat perempuan di Sumbar setiap lima tahun terus bertambah.  Bahkan hari ini anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumbar sudah empat orang dari 14 anggota DPR RI dari Sumbar,” ujar Nevi.

KPPRI hadir untuk menyatakan dan memperkuat pengatusutamaan gender dalam pembangunan nasional dan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam demokrasi.

Baca Juga:  Deklarasi Prabowo Presiden Bergema dari Sumbar hingga Tangerang Raya

“Tidak boleh ada lagi larangan kaum perempuan untuk maju sebagai anggota dewan maupun kepala daerah di semua tingkatan. Jadi wali nagari saja perempuan bisa,” tegas politisi PKS ini.

Dia mengingatkan agar KPP Wilayah Sumbar harus eksis. “Perempuan yang jadi pengurus dan anggotanya, tentu punya kepekaan dan rasa lebih untuk bermanfaat pada rakyat,” ujarnya.

Pengurus KPPRI Sumbar terdiri dari Ketua Aida, Sekretaris Elly Thrisyanti dan Bendahara Nora diperkuat beberapa divisi yang semuanya diisi perempuan legislatif di DPRD provinsi, kota dan kabupaten se-Sumbar.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengucapkan selamat atas pelantikan Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Provinsi Sumbar Periode 2020–2024 pada Minggu pagi (31/1/2021).

“Semoga perempuan parlemen provinsi Sumbar memgemban amanah untuk mewujudkan dan menyuarakan kesetaraan gender dalam parlemen. Serta membangun kerja sama untuk meningkatkan perwakilan perempuan di Sumbar di tingkat nasional,” ujarnya.(rel)