
PADEK.JAWAPOS.COM - Pembangunan hunian tetap (huntap) mandiri bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Agam mulai direalisasikan. Dua unit percontohan telah memasuki tahap peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya program tersebut.
Kepala Dinas Kominfo Agam, Roza Syafdefianti, Jumat (17/4), mengatakan huntap mandiri merupakan skema pembangunan berbasis permintaan masyarakat yang memiliki lahan sendiri, dengan dukungan pemerintah dalam proses pembangunan.
“Total rencana huntap mandiri ada 1.089 unit di 10 kecamatan. Kemarin ada tambahan dua unit lagi dari masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Agam juga masih membuka peluang bagi masyarakat lain yang ingin membangun huntap secara mandiri di atas lahan pribadi.
Sehari sebelumnya, Kamis (16/4), pemerintah daerah telah memulai pembangunan rumah contoh huntap mandiri di Salarehaia, Kecamatan Palembayan.
Pembangunan ini menggunakan teknologi sepablock yang dinilai lebih cepat dan tahan lama, sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Utama BNPB, Rustian, bersama Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal dan Sekretaris Daerah Mhd Lutfi AR, serta unsur Forkopimda dan OPD terkait.
Rustian mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana di Agam. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat menjadi kunci dalam percepatan pemulihan.
“Pembangunan huntap, baik mandiri maupun kolektif, diharapkan segera rampung agar masyarakat bisa kembali tinggal dengan aman,” ujarnya.
Ia juga menyebut Agam menjadi daerah keempat di Sumatera Barat yang memulai pembangunan huntap mandiri.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




