
PADEK.JAWAPOS.COM - Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungaidareh, Kabupaten Dharmasraya, mendapat sorotan tajam dari Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Inspeksi mendadak (sidak) yang digelar beberapa hari lalu membuat rombongan Ombudsman kecewa terhadap kualitas pelayanan publik yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.
Sidak yang dipimpin langsung Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Adel Wahidi, menyisir sejumlah titik krusial pelayanan rumah sakit.
Mulai dari kondisi di loket pendaftaran, kesiapan Instalasi Gawat Darurat (IGD), hingga antrean panjang di area poliklinik.
Didampingi Direktur RSUD Sungaidareh, dr. Fitra Neza, tim Ombudsman tidak hanya memeriksa fasilitas, tetapi juga berdialog langsung dengan pasien dan keluarga yang tengah mengantre guna menghimpun data riil di lapangan.
“Fokus kami melihat langsung pelayanan kepada masyarakat. Kami juga menghimpun masukan untuk perbaikan layanan kesehatan,” ujar Adel Wahidi di sela peninjauan.
Salah satu temuan paling mencolok dalam sidak tersebut ialah persoalan kedisiplinan tenaga medis.
Tim Ombudsman mendapati hingga pukul 10.00 masih ada dokter spesialis yang belum hadir di ruang praktik, sementara puluhan pasien telah menunggu sejak pukul 08.00.
Kondisi itu dinilai belum mencerminkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berintegritas.
Adel Wahidi menegaskan pelayanan kesehatan merupakan sektor vital yang berkaitan langsung dengan keselamatan nyawa manusia sehingga disiplin dan integritas tenaga medis menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





