Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satu Tahun Welly–Parulian Pimpin Pasaman: Menjaga Hak Petani dengan Program Bajak Gratis

W
Penulis: Willian.❯
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pasaman bersama Kepala Dinas Pertanian, Prasetyo, didampingi jajaran Kabid Distan serta Kepala Disdukcapil Akmal, saat konferensi pers te rkait evaluasi pelaksanaan program unggulan layanan Bajak Gratis dan tata kelola pupuk bersubsidi di Media Center Diskominfo Pasaman, Senin (18/5). (DOK DISKOMINFO)
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pasaman bersama Kepala Dinas Pertanian, Prasetyo, didampingi jajaran Kabid Distan serta Kepala Disdukcapil Akmal, saat konferensi pers te rkait evaluasi pelaksanaan program unggulan layanan Bajak Gratis dan tata kelola pupuk bersubsidi di Media Center Diskominfo Pasaman, Senin (18/5). (DOK DISKOMINFO)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten Pasaman terus memperkuat sektor pertanian melalui program unggulan layanan Bajak Gratis bagi petani padi sawah.

Program yang digagas Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Wakil Bupati H. Parulian itu disebut sebagai bentuk keberpihakan pemerintah 
daerah terhadap petani kecil yang selama ini terbebani tingginya biaya produksi.

Memasuki satu tahun kepemimpinan Welly Suhery–Parulian sejak dilantik pada Mei 2025, program Bajak Gratis menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah periode 2025–2030.

Advertisement

Program tersebut pertama kali diuji coba di hamparan sawah masyarakat Nagari Jambak, Kecamatan Lubuksikaping, dan mendapat sambutan positif dari petani penerima manfaat.

Bupati Pasaman, Welly Suhery mengatakan, program Bajak Gratis dirancang untuk membantu meringankan beban petani sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian padi sawah di Kabupaten Pasaman.

“Alhamdulillah, ini bentuk kepedulian pemerintah kepada petani kita. Program ini disusun untuk menjawab kebutuhan petani kurang mampu,” ujar Bupati Welly saat peluncuran program di Nagari Jambak.

Advertisement

Menurutnya, layanan Bajak Gratis diperuntukkan bagi petani penggarap maupun pemilik lahan yang masuk kategori penerima manfaat sesuai ketentuan pemerintah daerah.

Ia meminta Dinas Pertanian memastikan program tersebut mudah diakses masyarakat agar mampu menekan biaya produksi yang selama ini cukup tinggi.
“Kita tentu menginginkan seluruh petani padi sawah dapat terakomodir dalam program ini, namun pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” katanya.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Pasaman juga menyiapkan inovasi digital melalui aplikasi “BAGUS” atau Bajak Gratis Untuk Semua

Kepala Dinas Pertanian Pasaman, Prasetyo menjelaskan, aplikasi tersebut telah selesai dikembangkan dan segera memasuki tahap uji coba serta soft launching.

Advertisement
Editor : Adriyanto Syafril
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Transaksi Digitalisasi Keuangan Pasaman Meningkat, Raih Predikat “Most Improved” Indeks ETPD

Transaksi Digitalisasi Keuangan Pasaman Meningkat, Raih Predikat “Most Improved” Indeks ETPD

Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) mencatat lompatan signifikan dalam percepatan digitalisasi transaksi keuangan

Bupati Welly: Jangan Ada Jual Beli Jabatan

Bupati Welly: Jangan Ada Jual Beli Jabatan

Bupati Pasaman, Welly Suhery, melantik dan mengambil sumpah jabatan 90 kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah

Penguatan Ekonomi, Pasaman Perkuat Kolaborasi dengan BRI

Penguatan Ekonomi, Pasaman Perkuat Kolaborasi dengan BRI

Pemerintah Kabupaten Pasaman terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak guna mendukung percepatan pembangunan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer