Satu Tahun Welly–Parulian Pimpin Pasaman: Menjaga Hak Petani dengan Program Bajak Gratis

PADEK.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten Pasaman terus memperkuat sektor pertanian melalui program unggulan layanan Bajak Gratis bagi petani padi sawah.
Program yang digagas Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Wakil Bupati H. Parulian itu disebut sebagai bentuk keberpihakan pemerintah
daerah terhadap petani kecil yang selama ini terbebani tingginya biaya produksi.
Memasuki satu tahun kepemimpinan Welly Suhery–Parulian sejak dilantik pada Mei 2025, program Bajak Gratis menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah periode 2025–2030.
Program tersebut pertama kali diuji coba di hamparan sawah masyarakat Nagari Jambak, Kecamatan Lubuksikaping, dan mendapat sambutan positif dari petani penerima manfaat.
Bupati Pasaman, Welly Suhery mengatakan, program Bajak Gratis dirancang untuk membantu meringankan beban petani sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian padi sawah di Kabupaten Pasaman.
“Alhamdulillah, ini bentuk kepedulian pemerintah kepada petani kita. Program ini disusun untuk menjawab kebutuhan petani kurang mampu,” ujar Bupati Welly saat peluncuran program di Nagari Jambak.
Menurutnya, layanan Bajak Gratis diperuntukkan bagi petani penggarap maupun pemilik lahan yang masuk kategori penerima manfaat sesuai ketentuan pemerintah daerah.
Ia meminta Dinas Pertanian memastikan program tersebut mudah diakses masyarakat agar mampu menekan biaya produksi yang selama ini cukup tinggi.
“Kita tentu menginginkan seluruh petani padi sawah dapat terakomodir dalam program ini, namun pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” katanya.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Pasaman juga menyiapkan inovasi digital melalui aplikasi “BAGUS” atau Bajak Gratis Untuk Semua
Kepala Dinas Pertanian Pasaman, Prasetyo menjelaskan, aplikasi tersebut telah selesai dikembangkan dan segera memasuki tahap uji coba serta soft launching.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




