Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jembatan Sitangkai–Tanjung Ampalu Ditutup, Warga Harus Memutar 20 Kilometer

Safrizal Putra
Penulis: Safrizal Putra❯
Kondisi jembatan penghubung Sitangkai–Tanjung Ampalu yang mengalami kerusakan parah harus ditutup total untuk seluruh kendaraan sejak Kamis (21/5). (SAFRIZAL/PADEK)
Kondisi jembatan penghubung Sitangkai–Tanjung Ampalu yang mengalami kerusakan parah harus ditutup total untuk seluruh kendaraan sejak Kamis (21/5). (SAFRIZAL/PADEK)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM - Akses jembatan vital pada ruas jalan provinsi yang menghubungkan Sitangkai menuju Tanjung Ampalu, Kabupaten Sijunjung, resmi ditutup total untuk seluruh jenis kendaraan sejak Kamis (21/5). Penutupan dilakukan setelah jembatan mengalami kerusakan struktur parah dan dinilai berpotensi runtuh dalam waktu singkat.

Akibat penutupan tersebut, arus lalu lintas dari kedua arah dialihkan melalui jalur alternatif Pasar Tigojangko–Koto Panjang–Kumanih guna mengantisipasi kemacetan dan menjaga mobilitas warga.

Wali Nagari Taluk, Pendi Aswil, mengatakan kerusakan jembatan yang berada di perbatasan Jorong Tigo Tumpuak dan Jorong Taruko itu berlangsung sangat cepat.

Advertisement

“Baru Selasa pagi terdeteksi retak kecil, lalu langsung saya bagikan informasi itu ke grup bencana Lintau Buo. Kamis pagi retakannya bertambah besar, dan siangnya saat kami istirahat makan siang, jembatan itu dilaporkan sudah ambruk,” ujar Pendi melalui sambungan telepon, Kamis (21/5) malam.

Penutupan total jembatan tersebut langsung berdampak terhadap aktivitas harian warga. Pengendara kini harus menempuh jalur memutar dengan jarak yang jauh lebih panjang.

“Lebih dari 20 kilometer saya harus memutar untuk bisa sampai ke rumah,” kata Pendi menggambarkan kondisi akses warga saat ini.

Advertisement

Sebelum penutupan diberlakukan, Tim Teknis dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Tanahdatar telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Kamis siang.

Kepala Dinas PUPRP Tanahdatar, Mustika Suarman, menjelaskan tim menemukan adanya penurunan struktur yang signifikan pada sisi kiri dan kanan badan jalan di sekitar jembatan. Kerusakan paling parah juga ditemukan pada penyangga utama jembatan.

“Kondisi retakan pada bagian abutmen bawah cukup mengkhawatirkan dan berpotensi menyebabkan jembatan putus total jika tetap dipaksakan dilalui kendaraan,” ujar Mustika Suarman, mengutip informasi resmi dari Kominfo Tanahdatar.

Merespons kondisi tersebut, Kepala UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah V melakukan koordinasi bersama Bhabinkamtibmas, Komando Distrik Militer (Dandim), serta Wali Nagari setempat untuk pengamanan arus lalu lintas di lapangan.

Advertisement
Editor : Adriyanto Syafril
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jalan di Pauh Duo Solok Selatan Ambles 5 Meter, Kendaraan Harus Bergantian

Jalan di Pauh Duo Solok Selatan Ambles 5 Meter, Kendaraan Harus Bergantian

Jalan di Pauh Duo, Solok Selatan, ambles sedalam lima meter akibat tergerus Sungai Batang Bangko, mengganggu akses kendaraan warga.

Lubang Makin Parah, Jalan Simalanggang-Koto Baru Limapuluh Kota Mulai Direkonstruksi

Lubang Makin Parah, Jalan Simalanggang-Koto Baru Limapuluh Kota Mulai Direkonstruksi

Jalan Simalanggang-Koto Baru Limapuluh Kota mulai direkonstruksi setelah lubang membesar dan mengganggu keselamatan warga selama sekitar set

Usai Digali untuk Pipa PDAM, Jalan di Dharmasraya Jadi Kubangan Lumpur, Kendaraan Terperosok

Usai Digali untuk Pipa PDAM, Jalan di Dharmasraya Jadi Kubangan Lumpur, Kendaraan Terperosok

Jalan di Perumahan Rabah Tibarau, Dharmasraya, jadi kubangan lumpur usai galian pipa PDAM. Sejumlah kendaraan dilaporkan terperosok.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer