Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Welly Dorong Pemuda jadi Penjaga Adat dan Budaya

W
Penulis: Willian.❯
Bupati Pasaman, Welly Suhery, menghadiri pengukuhan kepengurusan Pemuda-Pemudi Tuah Basamo Andilan dan Sanggar Seni Budaya Aua Sarumpun di Kecamatan Duokoto, Kabupaten Pasaman, Minggu (24/5). (DOK PROKOPIM PASAMAN)
Bupati Pasaman, Welly Suhery, menghadiri pengukuhan kepengurusan Pemuda-Pemudi Tuah Basamo Andilan dan Sanggar Seni Budaya Aua Sarumpun di Kecamatan Duokoto, Kabupaten Pasaman, Minggu (24/5). (DOK PROKOPIM PASAMAN)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM - Komitmen menjaga adat dan seni budaya lokal kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Pasaman.

Di tengah kekhawatiran memudarnya identitas budaya di kalangan generasi muda, Bupati Pasaman Welly Suhery meminta organisasi kepemudaan dan sanggar seni tampil sebagai garda terdepan pelestarian adat sekaligus benteng moral generasi muda.

Bupati Pasaman, Welly Suhery, menghadiri pengukuhan kepengurusan Pemuda-Pemudi Tuah Basamo Andilan, Kecamatan Duo Koto, sekaligus pengukuhan Sanggar Seni Budaya Aua Sarumpun, baru-baru ini.

Advertisement

Kehadiran orang nomor satu di Pasaman itu mendapat apresiasi dari tokoh adat setempat. Ninik Mamak Andilan, Sahrul Munaz, menyampaikan rasa bangga atas perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan pemuda dan pelestarian budaya daerah.

“Kami mengapresiasi kehadiran Bapak Bupati dalam pengukuhan ini. Kami berharap kepengurusan baru mampu mengangkat potensi daerah serta menjaga kebersamaan masyarakat,” ujar Sahrul Munaz dalam sambutannya.

Dalam arahannya, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa keberadaan organisasi kepemudaan dan sanggar seni tidak sekadar seremonial, tetapi harus menjadi motor penggerak pelestarian adat dan budaya di Kabupaten Pasaman, khususnya di Kecamatan Duo Koto.

Advertisement

“Rawat adat dan kesenian, jaga kelestariannya untuk diwariskan kepada anak cucu kita nanti,” tegas Welly.

Ia menilai Pasaman tidak hanya membutuhkan generasi muda yang cerdas secara akademik, tetapi juga generasi yang memiliki karakter kuat, memahami adat istiadat, serta memiliki fondasi keagamaan yang kokoh.

“Pasaman tidak hanya butuh generasi yang cerdas, tetapi juga generasi yang kuat karakternya, memahami adat istiadat, dan kuat dalam bidang keagamaan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memberikan apresiasi terhadap penampilan Sanggar Seni Budaya Aua Sarumpun yang menampilkan beragam kesenian tradisional dari berbagai daerah.

Advertisement
Editor : Adriyanto Syafril
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Transaksi Digitalisasi Keuangan Pasaman Meningkat, Raih Predikat “Most Improved” Indeks ETPD

Transaksi Digitalisasi Keuangan Pasaman Meningkat, Raih Predikat “Most Improved” Indeks ETPD

Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) mencatat lompatan signifikan dalam percepatan digitalisasi transaksi keuangan

Bupati Welly: Jangan Ada Jual Beli Jabatan

Bupati Welly: Jangan Ada Jual Beli Jabatan

Bupati Pasaman, Welly Suhery, melantik dan mengambil sumpah jabatan 90 kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah

Penguatan Ekonomi, Pasaman Perkuat Kolaborasi dengan BRI

Penguatan Ekonomi, Pasaman Perkuat Kolaborasi dengan BRI

Pemerintah Kabupaten Pasaman terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak guna mendukung percepatan pembangunan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer