Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hidupkan Kembali Tradisi Pendidikan Surau di Minangkabau

SW
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat peresmian SMP Islam Darul Hakim di Jorong Bumbung, Nagari Situjuahbatua, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (2/6). (DOK BIRO ADPIM)
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat peresmian SMP Islam Darul Hakim di Jorong Bumbung, Nagari Situjuahbatua, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (2/6). (DOK BIRO ADPIM)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, meresmikan SMP Islam Darul Hakim di Jorong Bumbung, Nagari Situjuahbtua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (2/6). Kehadiran sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Akademi Surau Indonesia itu dinilai menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali tradisi pendidikan surau sebagai pusat pembinaan ilmu, akhlak, dan kepemimpinan di Minangkabau.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa peresmian SMP Islam Darul Hakim tidak boleh dimaknai sekadar sebagai bertambahnya sarana pendidikan.

Menurutnya, sekolah tersebut harus menjadi wadah lahirnya generasi penerus yang memiliki ilmu pengetahuan, karakter kuat, dan keimanan yang kokoh.

Advertisement

“Peresmian SMP Islam Darul Hakim tidak boleh dimaknai hanya sebagai berdirinya sebuah gedung sekolah. Sekolah ini harus menjadi tempat lahirnya generasi penerus yang melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui ilmu pengetahuan, akhlak mulia, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya nilai historis Situjuah dalam perjalanan bangsa. Kawasan tersebut dikenal sebagai lokasi Peristiwa Situjuah tahun 1949 yang menjadi bagian dari perjuangan mempertahankan Republik Indonesia dan eksistensi Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Menurut Mahyeldi, semangat perjuangan, patriotisme, dan keteguhan iman yang diwariskan para pejuang harus menjadi ruh pembangunan daerah, termasuk dalam sektor pendidikan.

Advertisement

Ia menilai keberadaan SMP Islam Darul Hakim memiliki makna strategis karena sejalan dengan kebutuhan membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat.

“Anak-anak kita membutuhkan bekal yang lebih dari sekadar kemampuan akademik. Mereka harus memiliki karakter yang kuat, semangat belajar yang tinggi, serta keimanan yang menjadi penuntun dalam setiap langkah kehidupan,” katanya.

Mahyeldi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, tokoh adat, alim ulama, bundo kanduang hingga perantau, untuk bersama-sama mendukung pengembangan SMP Islam Darul Hakim agar tumbuh menjadi lembaga pendidikan unggulan yang berkelanjutan.

Kepada para siswa, ia berpesan agar memanfaatkan masa belajar dengan sebaik-baiknya, mencintai Al-Qur’an, menghormati guru, dan berbakti kepada orang tua.

Advertisement
Editor : Adriyanto Syafril
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kementerian PU Bangun 100 Sekolah Rakyat, Serap 97.000 Tenaga Kerja Lokal

Kementerian PU Bangun 100 Sekolah Rakyat, Serap 97.000 Tenaga Kerja Lokal

Kementerian PU membangun 100 Sekolah Rakyat Tahap II di 32 provinsi dengan daya tampung 122.000 siswa dan melibatkan 97.000 pekerja lokal.

Santri Mengejar Mimpi Lewat Basket, DBL 2026 Jadi Panggung Pembuktian Bakat Pelajar Pesantren

Santri Mengejar Mimpi Lewat Basket, DBL 2026 Jadi Panggung Pembuktian Bakat Pelajar Pesantren

DBL 2026 menjadi panggung santri mengembangkan bakat basket, karakter, dan membawa nama sekolah pesantren ke kompetisi nasional.

UNP Dorong Project Pembelajaran Siswa Jadi Produk Entrepreneurship

UNP Dorong Project Pembelajaran Siswa Jadi Produk Entrepreneurship

UNP mendampingi guru dan siswa Nagari Campago mengembangkan project pembelajaran menjadi produk entrepreneurship melalui literasi digital

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer