Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inovasi Kurma Sejiwa Solusi Dampingi ODGJ

A
Penulis: Adriyanto Syafril❯
Kepala Puskesmas Muaroputus, dr. Ibnu Syamsu, didampingi tenaga kesehatan Nelfi Putri Piliang bersama tenaga kesehatan puskesmas Tanjungmutiara, tengah melakukan penyuluhan menyambangi warga setempat, Rabu (15/7).
Kepala Puskesmas Muaroputus, dr. Ibnu Syamsu, didampingi tenaga kesehatan Nelfi Putri Piliang bersama tenaga kesehatan puskesmas Tanjungmutiara, tengah melakukan penyuluhan menyambangi warga setempat, Rabu (15/7).

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM -- Komitmen me­ningkatkan mutu pelayanan kesehatan terus ditunjukkan Puskesmas Muaro Putus, Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam melalui inovasi Kurma Sejiwa (Kunjungan Rumah Sehatkan Jiwa). Program ini menjadi solusi pelayanan bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa Berat (ODGJB) dengan menghadirkan layanan kesehatan langsung ke rumah pasien.

Inovasi yang telah berjalan selama dua tahun terakhir itu bertujuan memastikan pasien tetap memperoleh pelayanan kesehatan secara berkelanjutan. Melalui kunjungan rumah, tenaga kesehatan memantau kondisi kejiwaan pasien, memastikan kepatuhan mengonsumsi obat, memberikan edu­kasi kepada keluarga, sekaligus mendampingi proses perawatan agar berjalan optimal.

Kepala Puskesmas Muaro Putus, dr. Ibnu Syamsu, di­dam­pingi tenaga kesehatan Nelfi Putri Piliang, Amd.Gz, saat ditemui di Muaroputus, Rabu (15/7), me­ngatakan Kurma Sejiwa lahir dari semangat menghadirkan pelayanan ke­sehatan yang lebih dekat, humanis, dan responsif terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

Advertisement

“Melalui Kurma Sejiwa, kami ingin memastikan pasien ODGJB tidak hanya menda­pat­kan pelayanan saat datang ke puskesmas, tetapi juga mem­peroleh pendampingan langsung di lingkungan tempat tinggalnya. Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penti­ng dalam proses pemulihan pasien,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan melalui kunjungan rumah terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan pasien menjalani pengobatan. Di sisi lain, keluarga juga mendapatkan pemahaman mengenai cara merawat pasien dengan baik sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih optimal.

Tidak hanya itu, petugas kesehatan juga terus memberikan penyuluhan kepada keluarga dan masyarakat mengenai pentingnya menghapus stigma negatif terhadap penyandang gangguan jiwa. Edukasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih pe­duli, inklusif, serta mendukung proses pemulihan pasien.

Advertisement

Selama dua tahun pelaksa­naannya, Kurma Sejiwa telah memberikan dampak positif. Selain meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi, program ini juga memperkuat keterlibatan keluarga dalam proses perawatan serta mempererat hubungan antara tenaga kesehatan dengan masyarakat.

Ke depan, Puskesmas Mua­ro Putus berkomitmen terus mengembangkan inovasi tersebut sebagai bagian dari peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Melalui pelayanan yang aktif, menyentuh langsung ma­syarakat, dan berkesinambungan, kualitas hidup penyandang ODGJB diharapkan semakin meningkat. (rel)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BRI Private Beri Medical Check Up Eksklusif, Benefit Disesuaikan Total FUM Nasabah

BRI Private Beri Medical Check Up Eksklusif, Benefit Disesuaikan Total FUM Nasabah

Dapatkan privilege Premium Medical Check Up di Siloam Hospitals untuk nasabah BRI Private. Jaga kesehatan dan kualitas hidup Anda bersama

Wamenkes Ungkap Program Rp120 Triliun, 441 RSUD Ditargetkan Direvitalisasi Mulai 2026

Wamenkes Ungkap Program Rp120 Triliun, 441 RSUD Ditargetkan Direvitalisasi Mulai 2026

Wamenkes Benjamin mengungkap program Rp120 triliun untuk revitalisasi 441 RSUD mulai 2026, disusul renovasi 10.000 puskesmas dan pembangunan

RSU PEC Agam Mulai Beroperasi di Ampek Angkek, PLN Siapkan Daya 197 kVA

RSU PEC Agam Mulai Beroperasi di Ampek Angkek, PLN Siapkan Daya 197 kVA

RSU PEC Agam mulai beroperasi di Ampek Angkek dengan dukungan pasokan listrik PLN 197 kVA untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer