Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemprov Soroti Ancaman Pergaulan Bebas, Niniak Mamak Diminta jadi Benteng Moral

W
Penulis: Willian.❯
Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang, saat menghadiri Penobatan Rajo Adat Aiabangih di Rumah Gadang Rajo Aia Bangih, Kabupaten Pasaman Barat. (DOK BIRO ADPIM)
Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang, saat menghadiri Penobatan Rajo Adat Aiabangih di Rumah Gadang Rajo Aia Bangih, Kabupaten Pasaman Barat. (DOK BIRO ADPIM)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM -- Pemerintah Pro­vinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mendorong penguatan kembali peran niniak mamak da­lam membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang semakin kompleks di tengah perubahan zaman.

Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang, menegaskan bahwa niniak mamak memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga moral, karakter, dan masa depan anak kemenakan.

Hal itu disampaikannya saat mewakili Gubernur Sumbar dalam acara Penobatan Rajo Adat Aiabangih di Rumah Gadang Rajo Aiabangih, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (16/7).

Advertisement

Jasman mengatakan, peran penghulu dalam adat Minangkabau tidak hanya sebatas me­mim­pin kaum, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membina dan mengarahkan generasi muda agar tidak terjerumus dalam berbagai persoalan sosial.

“Kerusakan moral generasi mu­da merupakan persoalan yang sangat memprihatinkan. Masa depan nagari berada di tangan mereka. Apabila generasi mudanya kehilangan arah, maka masa depan nagari juga akan ikut terancam,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat saat ini menghadapi fenomena degradasi moral generasi muda yang harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku adat dan elemen masyarakat.

Advertisement

Ia menyebut sejumlah faktor yang memicu persoalan tersebut, di antaranya rendahnya pemahaman terhadap nilai agama dan adat, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, pengaruh negatif per­kem­bangan teknologi dan media digital, masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai lokal, serta lemahnya pengawasan dari ke­luarga dan niniak mamak.

Jasman menegaskan, dalam falsafah Minangkabau, penghulu memiliki posisi strategis karena memikul tanggung jawab membina anak kemenakan sekaligus menjaga marwah kaum.

Kewenangan niniak mamak, kata dia, juga mencakup pemberian sanksi sosial terhadap anggota kaum yang melanggar norma adat. Hal itu merupakan bagian dari upa­ya menjaga ketertiban dan keharmonisan kehidupan masya­rakat.

Menurut Jasman Dt. Bandaro Bendang yang juga menjabat Sekretaris Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Pro­vinsi Sumbar, tanggung jawab penghulu tidak hanya berhenti pada kaum yang dipimpinnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemprov Sumbar Terapkan Syarat Inovasi untuk Kenaikan Jabatan ASN

Pemprov Sumbar Terapkan Syarat Inovasi untuk Kenaikan Jabatan ASN

Pemprov Sumbar mewajibkan inovasi bagi ASN yang naik jabatan fungsional dan memperkuat manajemen talenta untuk pengisian jabatan struktural.

Pemprov Sumbar Bantu 6 Petani Perikanan Terdampak Bencana, Dorong Pemulihan Ekonomi

Pemprov Sumbar Bantu 6 Petani Perikanan Terdampak Bencana, Dorong Pemulihan Ekonomi

Gubernur Sumbar Mahyeldi menyerahkan bantuan kebencanaan kepada enam petani perikanan di Kabupaten Solok untuk memulihkan budidaya ikan.

Gladi Gempa-Tsunami Sumbar 2026 Hasilkan Enam Langkah Pembenahan Kesiapsiagaan

Gladi Gempa-Tsunami Sumbar 2026 Hasilkan Enam Langkah Pembenahan Kesiapsiagaan

Gladi gempa-tsunami Sumbar 2026 menghasilkan enam langkah pembenahan kesiapsiagaan, dari koordinasi hingga penguatan komunikasi kedaruratan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer