Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siapkan Pemilih Pemula, Lawan Politik Uang

P
Penulis: Putra Susanto❯
Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Agam, Yuhendra, didampingi Kepala SMKN 2 Lubukbasung Elson Chandra Putra dan jajaran, usai sosialisasi pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula di halaman SMKN 2 Lubukbasung, Rabu (22/7). (DOK BAWASLU AGAM)
Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Agam, Yuhendra, didampingi Kepala SMKN 2 Lubukbasung Elson Chandra Putra dan jajaran, usai sosialisasi pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula di halaman SMKN 2 Lubukbasung, Rabu (22/7). (DOK BAWASLU AGAM)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM -- Bawaslu Kabupaten Agam mulai menyiapkan generasi pemilih pemula menghadapi Pemilu 2029. Sebanyak 1.245 siswa SMK Negeri 2 Lubukbasung mendapat edukasi kepemiluan dengan penekanan pada bahaya politik uang, pentingnya menggunakan hak pilih secara bijak, serta peran aktif mengawasi jalannya pemilu.

Sosialisasi yang digelar dalam apel pagi sekolah, Rabu (22/7), dipimpin Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Agam, Yuhendra. Kegiatan itu turut dihadiri Kepala SMK Negeri 2 Lubukbasung, Elson Chandra Putra.

Yuhendra menegaskan, praktik politik uang menjadi pintu masuk lahirnya korupsi. Karena itu, generasi muda di­minta tidak mudah tergiur imbalan dalam menentukan pilihan politik.

Advertisement

“Melawan politik uang dalam pemilu berarti memberantas cikal bakal korupsi. Pilihlah calon berdasarkan visi, misi, dan kapasitasnya, bukan karena uang atau pemberian,” tegasnya.

Selain menolak politik uang, para siswa juga diingatkan agar mengguna­kan hak pilih secara bertanggung jawab serta ikut mengawasi setiap tahapan pemilu.

Menurut Yuhendra, keterlibatan masyarakat, khususnya pemilih mu­da, menjadi salah satu kunci mewujudkan pemilu yang jujur dan adil.

Advertisement

Ia menyebutkan, pada Pemilu 2024 sekitar 56 persen pemilih berasal dari kalangan muda. Kondisi itu menunjukkan generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa pada Pemilu 2029 mendatang.

“Demokrasi adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Kalian akan menjadi kelompok pemilih terbesar, sehingga memiliki tanggung jawab besar menjaga kualitas demokrasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bawaslu Agam juga melakukan uji petik terhadap siswi yang telah memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Data administrasi kependudukan disandingkan dengan hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) untuk memastikan hak pilih para siswa yang akan memasuki usia pemilih.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Siapkan Relawan Pengawas Pemilu 2029, Bawaslu Agam Rekrut 24 Peserta P2P

Siapkan Relawan Pengawas Pemilu 2029, Bawaslu Agam Rekrut 24 Peserta P2P

Bawaslu Agam mulai pengawasan partisipatif Pemilu 2029 melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif bagi pelajar dan guru.

Benteng Kokoh KPU Wujudkan Demokrasi

Benteng Kokoh KPU Wujudkan Demokrasi

KPU menghadapi tantangan menjaga kepercayaan publik, memperkuat digitalisasi pemilu, dan membenahi regulasi menjelang Pemilu 2029.

25 Pelajar SLB Pariaman Mulai Kenal Hak Politik, Disiapkan untuk Pemilu 2029

25 Pelajar SLB Pariaman Mulai Kenal Hak Politik, Disiapkan untuk Pemilu 2029

KPU Kota Pariaman mengenalkan demokrasi dan hak politik kepada 25 pelajar SLB Negeri 1 Pariaman sebagai persiapan menuju Pemilu 2029.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer