Puluhan Kios Pasar Raya Dibiarkan Kosong

57
ilustrasi Blok IV Pasar Raya Padang. (dok.padek.jawapos.com)

Puluhan kios yang berada di lantai dasar Blok II, Pasar Raya Padang sampai sekarang masih terlihat kosong. Akibatnya, lokasi tersebut sering disalahgunakan oleh oknum tak bertanggungjawab.

Pantauan Padang Ekspres, Selasa (9/3) terlihat beberapa kios masih belum ditempati, sementara lampu tampak hidup sepanjang hari. Selain itu, bau pesing memenuhi ruangan dan genangan air berwarna kuning juga terlihat di beberapa blok kios tersebut. Serta lantai pun tampak kotor dan becek.

Anto, 54, salah seorang pedagang yang berjualan di dekat tangga menuju lantai dasar tersebut mengatakan kawasan tersebut memang sudah lama tidak ada aktivitas jual beli di sana. Beberapa kali tempat itu hanya digunakan sebagai tempat parkir oleh beberapa orang.

Tak hanya itu, keberadaan kios itu sering kali dijadikan tempat buang air kecil, sehingga menimbulkan bau pesing yang cukup kuat. “Apalagi ketika datang angin laut, udara pesing dari bawah itu ikut naik ke atas dan itu sangat menganggu sekali. Tidak hanya dirasakan oleh pedagang di sekitar tangga, tapi aromanya memenuhi lantai dua ini,” katanya.

Ditambah lagi dengan adanya kasus penangkapan narkoba tempo lalu. Ia mengatakan hal tersebut bukanlah kali pertama di kawasan itu. Dulu juga pernah ada penangkapan bandar togel di lokasi itu.

Baca Juga:  Wako Apresiasi PadangTV, Peserta Lomba Tahfiz Alquran Meningkat

“Seharusnya kawasan itu diubah saja menjadi kawasan parkir. Karena sejauh ini peminatnya tidak banyak. Apalagi kalau peminatnya menggunakan kios itu untuk hal yang tidak baik,” pungkasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Andi, 50 yang ditemui saat berjualan di sekitar kawasan tersebut. Ia mengatakan beberapa kios yang berada di lantai dasar itu hanya terisi di bagian depannya saja. “Pada bagian dalam area itu memang tidak pernah terlihat ada yang berjualan di sana. Beberapa kios juga sudah lama tutup dan tidak ada yang berjualan,” jelasnya.

Ia mengatakan beberapa anak jalanan kerap ke sana. Kadang menjadi tempat mabuk-mabukan dan tidur. “Sebaiknya pemerintah segera mengalihfungsikan kawasan itu,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Algamar mengatakan akan menindaklanjuti siapapun yang melakukan tindakan buruk di sana. “Jika ada indikasi seperti itu, tentu akan adanya tindak lanjut dari seluruh pihak terkait. Adapun tindakan tersebut berupa teguran dan penyegelan kios di sana,” jelasnya. Ia menambahkan, pihaknya akan lebih mewaspadai agar tindakan itu tidak terjadi kembali. (cr1)

Previous articlePerlu Regulasi Pemanfaatan Lahan Tidur
Next articleSemua Fraksi Setujui 3 Ranperda dengan Usulan