Lomba Mural dan GSI Kota Pariaman 2026 Resmi Ditutup, Berikut Daftar Pemenangnya


PARIAMAN, PADEK.JAWAPOS.COM –Lomba Mural dan Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat Kota Pariaman 2026 resmi ditutup di Lapangan Youth Center GOR Rawang, Jumat (3/7/2026). Penutupan dirangkai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang, dengan Kecamatan Pariaman Selatan keluar sebagai juara GSI jenjang SMP.
Acara penutupan dihadiri Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi. Kedua ajang tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas di bidang seni sekaligus mengasah kemampuan olahraga.
Lomba mural telah berlangsung sejak 4 hingga 26 Juni 2026 di kawasan GOR Rawang. Sementara GSI mempertemukan tim sepak bola pelajar SMP dari seluruh kecamatan di Kota Pariaman dalam kompetisi yang mengedepankan sportivitas.
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengapresiasi panitia, sekolah, dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kedua kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi seni dan olahraga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun karakter generasi muda.
Ia mengatakan mural tidak hanya mempercantik ruang publik, tetapi juga menjadi media penyampaian gagasan dan kreativitas. Di sisi lain, GSI menjadi ajang membentuk karakter, disiplin, dan menjaring bibit atlet sepak bola.
"Seni mural bukan sekadar coretan, tetapi media komunikasi visual. GSI juga bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan membentuk karakter dan mencari bibit-bibit unggul," ujar Yota.
Ruang Kreativitas dan Pembinaan Prestasi Pelajar
Yota menegaskan Pemerintah Kota Pariaman akan terus mendukung kegiatan yang mampu mengembangkan potensi pelajar melalui seni dan olahraga. Menurutnya, pembinaan seperti ini penting untuk mencetak generasi yang sehat, kreatif, dan berkarakter.
Ia berharap para pemenang menjadikan prestasi yang diraih sebagai motivasi untuk terus berkembang. Sementara peserta yang belum berhasil diminta tetap semangat dan menjadikan pengalaman sebagai bekal menghadapi kompetisi berikutnya.
"Selamat kepada para pemenang. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati karena pengalaman adalah guru terbaik," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher, mengatakan lomba mural digelar sebagai wadah bagi seniman muda di lingkungan pendidikan untuk menyalurkan kreativitas melalui karya seni visual.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




