Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

HP Diretas atau Akun Disusupi? Kenali 7 Tanda dan Cara Memeriksanya

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯
Ilustrasi seseorang memeriksa ponsel setelah muncul indikasi aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengancam keamanan perangkat dan data pribadi. (Foto: AI)
Ilustrasi seseorang memeriksa ponsel setelah muncul indikasi aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengancam keamanan perangkat dan data pribadi. (Foto: AI)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM-Ponsel menyimpan banyak informasi pribadi, mulai dari foto, percakapan, kontak, hingga akses ke rekening dan layanan keuangan. Jika perangkat atau akun di dalamnya diakses pihak lain tanpa izin, data tersebut berisiko disalahgunakan.

Masalahnya, akses tidak sah tidak selalu langsung terlihat. Beberapa gangguan pada HP memang dapat menjadi tanda adanya malware atau aktivitas mencurigakan. Namun, satu gejala saja belum cukup untuk memastikan perangkat telah diretas.

Google menjelaskan sejumlah indikasi perangkat Android mungkin terinfeksi perangkat lunak berbahaya, seperti munculnya iklan yang mengganggu, perubahan pada browser, hingga pesan yang terkirim tanpa sepengetahuan pemilik. Karena itu, pengguna perlu memeriksa perangkat dan aktivitas akun secara terpisah.

Advertisement

7 Tanda HP atau Akun Mungkin Mngalami Gangguan Keamanan

Tanda-tanda berikut perlu diperiksa lebih lanjut. Tidak semuanya membuktikan bahwa HP telah diretas.

1. Muncul aplikasi yang tidak pernah dipasang

Advertisement

Periksa daftar aplikasi di HP. Jika ditemukan aplikasi yang tidak dikenal atau tidak pernah diunduh, cari tahu asal dan fungsinya sebelum mengambil tindakan.

Aplikasi asing belum tentu berbahaya. Aplikasi tersebut mungkin terpasang bersama pembaruan sistem atau berasal dari layanan bawaan perangkat.

Namun, aplikasi yang tidak jelas asalnya, meminta izin berlebihan, atau menjalankan aktivitas tanpa alasan yang masuk akal patut dicurigai.

Jangan langsung membuka aplikasi tersebut atau memberikan izin tambahan sebelum memastikan keamanannya.

2. Iklan dan pop-up muncul secara berlebihan

Iklan yang terus muncul di luar aplikasi yang sedang digunakan, tab browser yang terbuka sendiri, atau pengalihan ke situs tidak dikenal dapat mengindikasikan adanya aplikasi atau ekstensi yang tidak diinginkan.

Google memasukkan pop-up yang tidak dapat ditutup, tab baru yang terus terbuka, serta perubahan pada halaman awal atau mesin pencari sebagai kemungkinan tanda perangkat Android memiliki software yang tidak aman.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer