Semen Padang Obvitnas, 177 Personil Satpam Harus Profesional

Kepala Unit Pengamanan PT Semen Padang AKBP Rosmawi SH

PT Semen Padang melalui Unit Pengamanan terus berkomitmen mewujudkan personil Satuan Pengamanan (Satpam) yang profesional, untuk menjaga ketertiban dan keamanan pada salah satu aset bangsa dan negara yang merupakan obyek vital nasional (Obvitnas) tersebut.

“Kami komit untuk mewujudkan personil yang profesional, karena Satpam berada di garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan PT Semen Padang,” kata Kepala Unit Pengamanan PT Semen Padang AKBP Rosmawi SH, di Padang, Senin (28/12/2020).

Untuk mewujudkan personil Satpam yang profesional, Rosmawi mengaku secara rutin melakukan pembinaan mental, fisik dan disiplin kepada jajarannya.

“Sebelum Covid-19, kita rutin melakukan apel setiap pagi. Di situ kami selalu mengingatkan kepada personil bahwa tugas Satpam itu adalah untuk mengamankan aset perusahaan, ikut menjaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran operasional perusahaan,” katanya.

“Kami sering menegaskan bahwa Satpam itu ibaratnya pagar bagi tanaman. Karena itu, pagar jangan sampai makan tanaman,” tegasnya.

Rosmawi mengatakan, para personil juga secara rutin mendapat pencerahan melalui ceramah agama yang didatangkan perusahaan.”Mereka dihadirkan untuk mendengarkan ceramah sebagai bagian dari pembinaan mental/rohani,” ulasnya.

Bahkan, pada 2019, katanya, personil Satpam Semen Padang kembali mendapat gemblengan di Sat Brimobda Sumbar Padang Sarai, selama satu minggu. “Di situ mereka kembali digembleng baik fisik maupun mental, sebagai upaya perusahaan untuk mewujudkan personil Satpam yang profesional,” kata Rosmawi.

Baca Juga:  Tim STORE1908 Semen Padang Pertahankan Keaslian PLTA Rasak Bungo

Dalam kaitan mewujudkan personil Satpam yang profesional tersebut, kata Rosmawi, pihaknya tidak pandang bulu dalam penegakan hukum di lingkungan perusahaan. “Siapa saja yang melakukan pelanggaran hukum akan ditindak sesuai aturan yang berlaku, termasuk personil Satpam. Ini sudah menjadi komitmen perusahaan,” tegas Rosmawi.

Hingga 2020 ini, kata Rosmawi, terkait personil Satpan yang melakukan pelanggaran telah diberikan tindakan fisik dan administratif. “Sanksinya mulai dari peringatan, proses pidana dan pemecatan,” kata perwira menengah Polri tersebut.

Ia mengatakan akan terus membersihkan unit pengamanan dari personil yang tidak profesional. “Tidak ada toleransi bagi personil yang melanggar,” ujarnya.

PT Semen Padang ditetapkan sebagai salah satu Objek Vital Nasional Sektor Industri (OVNI) dari Kementerian Perindustrian sejak tahun 2014. Saat ini, PT Semen Padang memiliki 177 personil Satpam. Dari jumlah itu, 12 orang di antaranya memiliki kualifikasi Gada Madya, dan 165 orang Gada Pratama. (*)

Previous articleDua Pakar: Sebaiknya PBM Khusus Untuk Siswa UN dan Zona Hijau
Next articlePemilu AS 2020 dan Nasib Indonesia Mendatang