Melirik Kinerja PT BPR Bukit Cati Pematang Panjang, Kreditnya Bertumbuh Double Digit


PT BPR Bukit Cati Pematang Panjang mampu mencatatkan pertumbuhan kreditnya double digit di tahun 2023. Per 31 Desember 2023 tercatat total Aset Rp20,2 Miliar, realisasi Kredit Rp14,4 Miliar, Dana Pihak Ketiga sebesar Rp15,9 Miliar dan Laba Bersih Usaha sebanyak Rp336 Juta.
Laporan—Two Efly, Sijunjung
Pertumbuhan kredit menjadi titik tumpu bagi PT BPR Bukit Cati Pematang Panjang untuk menghasilkan pertumbuhan usaha di tahun 2023. Buktinya, melalui ekspansi kredit manajemen mampu mencatatkan peningkatan usaha. Total aset bertambah dan realisasi Kredit pun meningkat.
"Alhamdulillah tahun buku 2023 kita di PT BPR Bukit Cati Pematang Panjang masih mampu membukukan pertumbuhan kredit double digit. Total Aset tercapai sebesar Rp20,2 Miliar, realisasi Kredit sebanyak Rp14,4 Miliar, Dana Pihak Ketiga terhimpun sebanyak Rp15,9 Miliar dan laba bersih usaha sebesar Rp336 Juta. Semoga trend pertumbuhan usaha ini dapat kita tingkatkan di tahun 2024 ini," ujar Direktur Utama PT BPR Bukit Cati Pematang Panjang, Eky Afdayanti, didampingi Direkturnya Nasruddin kepada Padang Ekspres, Rabu (24/4/2024).
Menurut Eky, sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) kinerja tahun 2023 lebih dimaksimalkan pada realisasi kredit. Melalui ekspansi kredit inilah total Aset ditingkatkan dan melalui realisasi Kredit inilah pendapatan bunga dan laba dimaksimalkan. Walau terbilang berat namun berkat kerja keras team work upaya itu membuahkan hasil.
Aset dan Dana
Dari audit yang dilakukan akuntan publik per 31 Desember 2023 tercatat total Aset yang mampu bukukan sebanyak Rp 20,2 Miliar. Realisasi Aset ini bertumbuh dibandingkan total aset tahun 2022 yang lampau.
Bertumbuhnya total Aset di tahun 2023 lebih dikontribusi oleh realisasi Kredit dan Dana. Hingga akhir tahun 2023 tercatat total Dana Pihak Ketiga sebanyak Rp 15,9 Miliar. Dana Pihak Ketiga ini berasal dari Dana Tabungan sebanyak Rp 13,1 Miliar dan Dana Deposito sebesar Rp 2,8 Miliar.
Kondisi sebaliknya justru terpantau pada beban. Beban bunga kontraktual selama tahun 2023 tercatat sebanyak Rp 565 Juta. Realisasi beban bunga ini turun 2,24 persen dibandingkan beban bunga kontraktual tahun sebelumnya.
Kredit dan Pendapatan
Berbeda dengan Dana Pihak Ketiga, kinerja Kredit justru mampu bertumbuh dengan baik. Per 31 Desember 2023 total Kredit yang mampu disalurkan sebanyak Rp 14,4 Miliar. Realisasi Kredit ini bertumbuh 20,43 persen secara year on year. Selain bertumbuh, capaian Kredit ini juga melampaui target kredit yang dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB).
Bertumbuhnya Kredit tentulah berdampak pada pendapatan. Hingga akhir tahun 2023 pendapatan bunga kontraktual tercatat sebanyak Rp 2,5 Miliar. Realisasi pendapatan bunga ini juga bertumbuh dibanding pendapatan bunga tahun 2022 yang lampau. Sementara itu pendapatan lainnya tercatat sebanyak Rp 76 Juta.
"Total Pendapatan Operasional (PO) yang mampu dibukukan selama tahun 2023 tercatat sebanyak Rp2,5 Miliar. Pendapatan Operasional ini bertumbuh 4,82 persen secara year on year," ujar Eky.
BOPO dan Laba
Selain mampu melakukan ekspansi kredit, manajemen PT BPR Bukit Cati Pematang Panjang tahun 2023 juga mampu menekan laju biaya. Buktinya, per 31 Desember 2023 ratio BOPO tercapai 85,14 persen. Capaian BOPO ini menurun dibandingkan ratio BOPO sebelumnya.
Sementara itu kinerja laba relatif konstan secara year on year. Besaran Laba Bersih Usaha (LBU) yang mampu dibukukan selama tahun 2023 tercatat sebanyak Rp336 Juta.
Dari data Padang Ekspres tercatat PT BPR Bukit Cati Pematang Panjang merupakan salah satu BPR yang beroperasional di Kabupaten Sijunjung. BPR yang berkantor pusat di Jalan Lintas Sumatera ini termasuk salah satu BPR yang mampu berkinerja bagus beberapa tahun belakangan.
"Mewakili team work, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholders. Semoga saja ditahun 2024 ini PT BPR Bukit Cati Pematang Panjang bisa jauh lebih bagus lagi," tukas Eky. (***)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

