
Dialog yang difasilitasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Dinas (Disnakertrans) Sijunjung itu berpusat di Gedung SKB Muaro Sijunjung. Dibuka Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, serta dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Benny Dwifa Yuswir mengungkapkan, dialog tersebut merupakan sebuah agenda yang cukup bermanfaat hingga perlu diikuti secara maksimal seluruh peserta. Dimana didalamnya dikupas berbagai hal seputar dunia usaha, ketenagakerjaan, serta iklim bisnis di berbagai sektor.
Dengan demikian para pelaku usaha sampai tenaga kerja (buruh) dapat bekerja profesional penuh rasa tanggungjawab. Selaras dengan itu pihak manajemen perusahaan hingga penyedia lapangan kerja mesti memikirkan kesejahteraan para buruhnya, berikut pemberian jaminan kesehatan dan keselamatan kerja.
Selain pemberlakuan standar upah yang layak sesuai kondisi perekonomian sekarang. Menurut bupati, memperjuangkan hak-hak buruh dapat difasilitasi melalui berbagai asosiasi maupun organisasi buruh yang ada.
Namun dalam memperjuangkan aspirasi mesti dilakukan dengan cara-cara yang elegan, tanpa harus berujung kegaduhan. “Pada dasarnya Pemkab Sijunjung turut mendukung bagaimana supaya para buruh dapat menikmati hidup secara layak. Bila ada kendala segera dicarikan solusi terbaik tanpa ada yang dirugikan,” ucap bupati.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sijunjung Khamsiar dalam laporannya menyebutkan, bahwa dialog tersebut digelar sekaitan memperingati Hari Buruh 1 Mei (Mayday). Mengangkat tema “Pekerja Kompeten Menjadikan Iklim Investasi Yang Nyaman”.
Diketahui, kegiatan tersebut diikuti lebih dari 100 orang peserta yang berasal dari utusan Konferensi SPSI Kabupaten Sijunjung, Pimpinan Perusahaan dan Ketua Serikat Pekerja/Serikat Buruh, serta camat dan wali nagari. Menggandeng Ahli Madya Disnakertrans Sumbar Helneliza dan Nurmayetti sebagai narasumber. (atn)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


