
PADEK.JAWAPOS.COM–Peristiwa kebakaran rumah semi permanen terjadi di Jorong Sungai Rotan, Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Selasa dini hari (7/7/2026).
Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.27 WIB tersebut membuat petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Solok bergerak cepat untuk melokalisir dan memadamkan api sebelum meluas ke permukiman warga sekitar.
Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Solok, Zulhelmi Bosy, menjelaskan bahwa laporan kejadian pertama kali diterima oleh Pos Pemadam (Posdam) Arosuka melalui grup percakapan WhatsApp yang menyebutkan telah terjadi kebakaran rumah semi permanen di Nagari Cupak.
Baca Juga: Setelah 15 Tahun, Jalan Poros Koto Gadang Dharmasraya Akhirnya Diaspal lewat Skema CSR
"Adanya laporan masuk ke Posdam Arosuka melalui grup WhatsApp bahwasanya telah terjadi kebakaran rumah semi permanen di Nagari Cupak, langsung kami respons dengan mengerahkan armada terdekat," ujar Zulhelmi Bosy, Selasa pagi.
Berdasarkan catatan waktu respons (response time) yang disampaikan, laporan kebakaran diterima pukul 01.27 WIB. Hanya berselang satu menit, tepatnya pukul 01.28 WIB, armada pemadam kebakaran diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 01.38 WIB dan langsung memulai proses pemadaman pada pukul 01.39 WIB. Setelah melakukan upaya pemadaman dan pendinginan area terdampak, api berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 02.22 WIB.
Dengan demikian, total waktu penanganan sejak laporan masuk hingga api benar-benar padam memakan waktu kurang lebih 55 menit, sementara proses pemadaman aktif di lokasi berlangsung selama 43 menit.
Kebakaran yang melanda kawasan permukiman di Jorong Sungai Rotan ini menghanguskan bangunan rumah semi permanen milik dua kepala keluarga.
Menurut keterangan yang dihimpun, apabila tidak segera ditangani, api berpotensi merambat dari satu rumah ke rumah lainnya mengingat lokasi permukiman yang saling berdekatan.
Zulhelmi Bosy menegaskan bahwa penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





