Pemkab setempat sudah melakukan berbagai upaya menekan angka prevalensi stunting bekerja sama dengan berbagai pihak dari berbagai bidang kehidupan.
Hal inilah yang menjadi salah satu latar belakang Dr Idral Purnakarya SKM MKM, dosen Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Unand, mengadakan pengabdian masyarakat berupa pelatihan.
Kali ini, pelatihan bertajuk ”Pelatihan cara pengukuran balita untuk kader posyandu sebagai upaya akurasi data stunting di Sako Selatan Pasia Talang.”
Pengabdian ini juga didukung anggota tim terdiri dari, dr Ulya Uti Fasrini MBiomed dosen FK Unand dan drg Sri Ramayanti MDSc SpKGA dosen FKG Unand beserta dengan tim mahasiswa KKN PPM Unand 2024. Pengabdian dilakukan di Nagari Sako Selatan Pasia Talang, Kecamatan Sungai Pagu, Solsel.
Pelatihan ini secara khusus diberikan kepada kader-kader posyandu di nagari terdiri atas empat jorong tersebut. Kader-kader posyandu diberikan pengetahuan dan langsung mempraktikkan penggunaan alat ukur, seperti timbangan, alat ukur tinggi badan, alat ukur panjang badan, pita lila (lingkar lengan atas) balita, hingga pita lingkar kepala.
Pelatihan ini dilakukan dalam beberapa kegiatan meliputi, kuesioner, pembentukan grup diskusi terkontrol, pre-test, dan post-test yang berguna sebagai bahan evaluasi. Semua tahapan kegiatan pelatihan mendapat perhatian serius peserta, sejumlah pertanyaan diajukan kepada tim.
Dr Idral Purnakarya SKM MKM menekankan bahwa pelatihan ini dirancang guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader posyandu dalam mengidentifikasi stunting dengan tepat.
“Sehingga, diharapkan nantinya kader posyandu di Nagari Sako Selatan Pasia Talang memiliki pengetahuan dan kemampuan mengidentifikasi kasus stunting dengan tepat, serta dapat menjadi garda terdepan untuk pencegahan peningkatan angka stunting di nagari setempat. (r)
Editor : Adetio Purtama