13 Tenaga Medisnya Covid-19, Ini Pesan Wali Kota saat Hubungi Pasien

Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran menelepon tenaga medisnya yang dinyatakan positif Covid-19. (Foto: IST)

Setelah mengetahui 13 tenaga kesehatan RSUD Kota Padangpanjang dinyatakan positif terpapar Covid-19, wali kota langsung minta tracking atau penelusuran kontak mereka dengan orang lain.

Setelah itu, Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran memberikan semangat dengan mengontak para pasien yang kini diisolasi di RSUD Padangpanjang itu.

“Gimana kabarnya bu. Semangat ya bu, yakini diri sehat kembali. Saya dan warga Padangpanjang menunggu pengabdian ibu kembali,” ungkap Fadly Amran saat menelepon salah satu dokter yang positif Covid-19.

Pasien berinisial D itu merasa terkejut ditelepon wali kota muda yang juga Ketua KNPI Sumbar tersebut.

“Allhamdulillah Pak Wali, terima kasih doanya pak. Siap pak, sembuh saya akan mengabdi lagi untuk kesehatan masyarakat pak,” ujar D yang suaranya terdengar terisak di loudspeaker telepon sang wali kota.

Selanjutnya, Fadly menelepon pasien berinisial I yang juga disolasi di rumah sakit yang sama.

“Pak, harus perhatikan makan dan minumnya ya. Supaya gizi dan imunnya kuat. Kalau ada yang kurang, hubungi kami ya pak dokter,” pesan Fadly.

Pasien I terharu ketika tahu yang menghubunginya adalah wali kota. “Makasih pak, tidak menyangka Pak Wali yang telepon. Siap semangat untuk pulih dan mengabdi kembali pak,” ungkap I.

Kepada Kepala RSUD Padangpanjang, Fadly minta agar menjamin layanan premium kepada semua pasien positif Covid-19 yang diisolasi itu.

“Tolong penuhi kebutuhan energinya pak. Beri layanan premium ya pak,” pinta Fadly kepada Kepala RSUD Padangpanjang.

Bantuan Mengalir
Sebelumnya, Wali Kota Padangpanjang menerima perwakilan GWA TOP100 Sumbar yang datang menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD).

Bantuan yang dinisiasi akademisi Universitas Andalas Sari Lenggogeni itu, diserahkan member GWA TOP100 Adrian Toaik Tuswandi dan Ilham Adelino Azre kepada Fadly Amran didampingi Kepala BPBD Marwilis dan Kadis Kominfo Padangpanjang Ampera Salim.

“Terima kasih semua inisiator dan member GWA TOP100 serta relasi atas bantuan ini. Situasinya tepat sekali, ketika 13 tenaga kesehatan kita sebagai garda terdepan penanganan Covid-19 Padangapanjang dinyatakan positif Covid-19,” ujar Fadly Amran.

Sementara itu Adrian mengatakan ini bagian kepedulian dan solidaritas sebagai wujud aksi nyata bersama warga Sumbar menghadapi Covid-19.

“GWA TOP100 Peduli hadir di saat pandemi. Sebagai wujud kepedulian, terutama agar bagaimana para tenaga medis bisa aman dalam penanganan semua pasien. Apalagi dari data yang dihimpun ternyata banyak yang terpapar,” ujar Adrian.

Inisiator TOP100 Peduli Sari Lenggogeni mengatakan, pandemi Covid-19 itu berada di depan pintu Sumbar. Namun, waktu itu APD minim, sementara pasien OPD dan PDP sudah mulai terdeteksi di Sumbar.

“Mengantisipasi agar para medis tidak tertular Covid-19, maka saya menginiasiasi donasi di GWA TOP100. Allhamdullilah, semua antusias membantu. Selain APD, kami juga membelikan hand sanitizer juga,” ujar Sari Lenggogeni.(esg)